Senin, 04 May 2026 07:30 UTC

Sejumlah pendaki sedang berada di salah satu sisi puncak Gunung Lawu beberapa waktu lalu. Foto: Dok. Nugroho
JATIMNET.COM, Magetan – Momentum libur panjang yang bertepatan dengan Hari Buruh dan akhir pekan pada awal Mei 2026 banyak dimanfaatkan warga untuk berwisata.
Salah satu destinasi wisata ekstrem yang menjadi jujugan adalah jalur pendakian Gunung Lawu via Cemoro Sewu, Kabupaten Magetan.
Berdasarkan catatan petugas pos I jalur pendakian tersebut, sebanyak 1.551 pendaki yang masuk pintu tersebut. Jumlah sebanyak itu terhitung sejak 1 – 4 Mei 2026. Adapun puncak kepadatan berlangsung pada 2 Mei dengan jumlah 671 pendaki.
Sehari sebelumnya, 528 orang tercatat memulai pendakian. Setelah masa puncak liburan berlalu, jumlah pendaki mulai berkurang, yakni 352 orang pada 3 Mei dan 100 orang pada 4 Mei.
Asisten Perhutani BKPH Lawu Selatan Mulyadi mengatakan, peningkatan jumlah pendaki tidak lepas dari momentum libur panjang.
Banyak pendaki memanfaatkan waktu tersebut untuk melakukan pendakian sekaligus bermalam di kawasan Gunung Lawu.
“Untuk tanggal 1 itu sekitar 30 persen yang camping, lalu tanggal 2 sekitar 20 persen, dan tanggal 3 tinggal 5 persen,” kata Mulyadi, Senin, 4 Mei 2026.
Penurunan jumlah pendaki yang camping menunjukkan aktivitas pendakian mulai kembali normal setelah puncak long weekend berakhir. Namun, jalur Cemoro Sewu masih menjadi salah satu pintu masuk favorit menuju Gunung Lawu.
Cemoro Sewu merupakan salah satu pintu masuk jalur pendakian Gunung Lawu. Untuk mendaki, para pendaki juga bisa lewat jalur Cemoro Kandang yang masuk wilayah Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.
Tidak hanya itu, untuk mendaki Gunung Lawu bisa diakses melalui Jogorogo, Kabupaten Ngawi. Hingga kini, gunung yang memiliki ketinggian 3.265 meter di atas permukaan laut (Mdpl) ini masih memiliki daya tarik tersendiri bagi pendaki.
