Selasa, 21 April 2026 01:33 UTC

Fadly Alberto Hengga saat masih menjadi pemain timnas Indonesia di Piala Dunia U-17 pada tahun 2025 silam. Foto: Dok PSSI
JATIMNET.COM – Pemain Bhayangkara Presisi Lampung FC U-20 sekaligus penggawa Timnas Indonesia U-20, Fadly Alberto Hengga, menyampaikan permohonan maaf secara terbuka usai melakukan pelanggaran keras dalam pertandingan melawan Dewa United Banten FC U-20.
Dalam pernyataannya, Fadly mengaku menyesali tindakan tidak terpuji yang dilakukannya di lapangan, yakni menendang pemain lawan, Raka Nurkolis, dalam insiden yang menuai sorotan.
“Saya dengan sadar memohon maaf dan menyesal atas perbuatan bodoh saya saat pertandingan melawan Dewa United,” ujar Fadly, dalam pernyataannya yang disampaikan melalui video, Senn, 20 April 2026.
Ia secara khusus menyampaikan permohonan maaf kepada Raka Nurkolis dan seluruh tim Dewa United atas insiden tersebut. Fadly menyadari tindakannya tidak hanya merugikan lawan, tetapi juga mencoreng sportivitas dalam pertandingan.
Tak hanya kepada lawan, Fadly juga meminta maaf kepada internal timnya, Bhayangkara Presisi Lampung FC U-20. Ia mengaku telah merugikan tim, baik dari sisi permainan maupun citra klub.
“Saya meminta maaf kepada pimpinan, manajemen, pelatih, dan rekan setim karena telah merugikan tim,” lanjutnya.
Sebagai pemain yang juga memperkuat Timnas Indonesia U-20, Fadly turut menyampaikan penyesalan karena tindakannya dinilai telah mencoreng nama baik tim nasional. Ia juga meminta maaf kepada masyarakat Indonesia atas kegaduhan yang timbul akibat insiden tersebut.
Fadly menegaskan bahwa kejadian ini menjadi pelajaran berharga baginya untuk lebih mengontrol emosi di lapangan. Ia berjanji akan memperbaiki sikap dan tidak mengulangi perbuatannya di masa mendatang.
“Saya siap menerima sanksi yang setimpal atas tindakan saya dan berjanji tidak akan mengulanginya,” tegas Fadly.
Insiden tersebut kini menjadi perhatian publik dan diharapkan menjadi pengingat pentingnya menjunjung tinggi sportivitas dalam setiap pertandingan sepak bola. Insiden ini menjadi sorotan salah satunya karena status Fadly sebagai pemain Timnas U-20 yang pernah menjadi harapan saat membawa Indonesia di Piala Dunia U-17 pada tahun 2025 lalu.
