Dinkes Surabaya Beri Tip Pilih Takjil Bebas Bahan Berbahaya

Khoirotul Lathifiyah

Rabu, 22 Mei 2019 - 16:09

JATIMNET.COM, Surabaya – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya mengimbau warga Surabaya jeli membeli takjil selama bulan Ramadan. Upaya ini dilakukan karena selama bulan Ramadan banyak penjual jajanan maupun takjil.

“Kita harus bijak dalam memilih makanan yang aman untuk kesehatan,” kata Staff Divisi Farmasi Dinkes Umul Jariyah kepada Jatimnet.com, Rabu 22 Mei 2019.

Kali ini, Dinkes Surabaya ,menyiapkan beberapa tips untuk memilih makanan yang bebas zat kimia berbahaya. Sejauh ini belum ada laporan jatuh korban akibat makanan mengandung bahan berbahaya yang dijual sepanjang Ramadan.

Sebelumnya, Umul mengungkapkan masyarakat harus mengetahui zat kimia berbahaya yang sering digunakan oleh penjual adalah boraks, formalin, dan Rhodamin B.

BACA JUGA: Ada Temuan Kimia Berbahaya, Dinkes Tulungagung Awasi Jajanan Takjil

Untuk mengenali Rhodamin B misalnya, ujar Umul, bisa dilihat pada minuman atau makanan yang memiliki warna terang merah sampai keungguan.

“Biasanya warnanya berpendar, dan warnanya tidak akan homogen saat dilihat di bawah sinar matarahari,” kata dia.

Ia juga menjelaskan, biasanya pewarna Rhodamin B digunakan pada warna merah yang ada di dawet, es sirup atau minuman yang berwarna terang lainnya.

Selain itu, dia menambahkan, untuk pewarna makanan atau minuman hanya boleh menggunakan pewarna makanan yang memikili tanda M, di dalam lingkaran. Umumnya tanda ini boleh dikonsumsi dan bisa dibeli di toko bahan kue.

BACA JUGA: Berburu Takjil di Kawasan Ampel

Untuk boraks, kata Umul, bisa dikenali dari makanan yang disimpan lebih dari tiga hari tapi kondisinya masih baik.

“Itu patut dicurigai, apakah mengandung bahan pengawet lainnya. Biasanya boraks digunakan untuk pengenyal pada makanan seperti pentol,  tahu, hingga mie,” imbuhnya.

Ia berharap agar masyarakat harus lebih bijak dalam memilih dan memilah makanan yang akan dikonsumsi. Agar generasi selanjutnya maupun generasi yang sudah tua tetap bisa hidup sehat. Dan upaya tersebut harus dilakukan sejak dini.

Baca Juga

loading...