Kamis, 02 April 2026 22:00 UTC

Kondisi bus milik perusahaan otobus Restu terbalik setelah mengalami kecelakaan tunggal di jalan tol ruas Jombang – Mojokerto, Kamis malam, 2 April 2026. Foto: Karina.
JATIMNET.COM, Jombang – Sebuah bus antarkota dalam provinsi (AKDP) milik perusahaan otobus (PO) Restu mengalami kecelakaan di jalan tol ruas Jombang – Mojokerto, Kamis malam, 2 April 2026.
Sebanyak 16 orang menjadi korban dalam kecelakaan tunggal itu. Seorang di antaranya meninggal dunia dan 15 lainnya mengalami luka-luka. Seluruh korban dilaporkan dievakusi dan mendapat perawatan di RSUD Jombang.
Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 20.00 WIB di KM 689+500 jalur A arah Surabaya, tepatnya di wilayah Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang.
Sebelum kejadian, bus Restu yang mengangkut sekitar 34 penumpang itu diketahui kehilangan kendali. Lantas, terperosok ke median jalan tol hingga posisinya terguling dan melintang. Sebagian, badan bus tersebut masuk jalur berlawanan.
BACA: Oleng, Truk Pengakut Solar Terjun dari Jalan Tol Jombang-Mojokerto
Humas Astra Tol Jombang–Mojokerto, Dela Rosita menyebut kecelakaan tersebut merupakan insiden tunggal. Penyebabnya, bus diduga hilang kendali sebelum akhirnya terguling.
“Dari laporan awal, kendaraan melaju dari jalur A. Lalu, kehilangan kendali dan masuk ke median hingga posisi akhir melintang,” ujarnya.
Proses evakuasi berlangsung dramatis karena posisi bus menutup sebagian badan jalan di dua arah. Petugas gabungan dari kepolisian, pengelola tol, dan tim medis bergerak cepat melakukan penanganan serta pengaturan lalu lintas untuk mencegah kemacetan dan kecelakaan lanjutan.
Sementara itu, salah satu penumpang selamat, Michel Gilbert, mengungkapkan momen mencekam saat kejadian. Ia mengaku sempat merasakan bus oleng sebelum akhirnya terguling.
“Awalnya terasa tidak stabil, saya kira sopir menghindari sesuatu. Tapi, tiba-tiba bus langsung terguling,” tuturnya.
BACA: Kecelakaan di Tol Ngawi-Kertosono, Tiga Penumpang Elf Tewas
Menurutnya, situasi di dalam bus langsung kacau. Para penumpang panik dan berusaha menyelamatkan diri di tengah kondisi kabin yang gelap dan sempit.
Michel sendiri mengalami luka di bagian wajah dan harus mendapatkan perawatan medis. Ia mengaku hanya fokus menyelamatkan diri tanpa sempat membawa barang bawaan.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan, termasuk kemungkinan faktor kelalaian pengemudi, kondisi kendaraan, maupun faktor lainnya.
Pengguna jalan tol diimbau tetap waspada, terutama saat berkendara di malam hari. Pengguna jalan tol juga diminta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima guna menghindari kejadian serupa.
