Logo

Atasi Banjir Wilayah Kota, Dinas BMCKTR Kabupaten Lamongan Bakal Buat Long Storage

Reporter:,Editor:

Selasa, 13 January 2026 08:28 UTC

Atasi Banjir Wilayah Kota, Dinas BMCKTR Kabupaten Lamongan Bakal Buat Long Storage

Jalan Suwoko di kawasan pusat kota Lamongan yang dilanda banjir kemarin. Foto: Zuditya Saputra

JATIMNET.COM, Lamongan – Dalam beberapa tahun terakhir, banjir kerap melanda sejumlah ruas jalan di wilayah perkotaan Kabupaten Lamongan setiap kali hujan turun dengan intensitas tinggi. Kondisi tersebut memberikan dampak nyata terhadap aktivitas dan mobilitas masyarakat.

Dampak banjir paling dirasakan oleh para pedagang yang berjualan di kawasan terdampak. Aktivitas jual beli menjadi sepi karena konsumen kesulitan mengakses lokasi usaha akibat genangan air. Bahkan, di beberapa titik seperti Jalan Suwoko, ketinggian air banjir mencapai area trotoar.

Situasi tersebut membuat warga enggan melintas atau berbelanja. Kendaraan yang dipaksakan melewati jalan tergenang air berisiko mengalami mogok atau kerusakan, sehingga kebutuhan masyarakat pun sulit terpenuhi.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemerintah Kabupaten Lamongan melalui Dinas Bina Marga, Cipta Karya, dan Tata Ruang (BMCKTR) berupaya melakukan penanganan banjir secara maksimal di wilayah perkotaan.

BACA: Diguyur Hujan Selama 2 Jam, Sejumlah Jalan di Lamongan Kota Banjir

Penanganan banjir di kawasan kota menjadi tugas baru bagi Dinas BMCKTR setelah adanya penggabungan sejumlah dinas pada tahun 2026. Meski demikian, dinas tersebut berkomitmen menghadirkan berbagai inovasi guna mengurangi potensi banjir yang kerap terjadi saat hujan deras.

"Karena ini merupakan tugas yang baru saja masuk ke Dinas BMCKTR maka langkah pertama yang kami lakukan yaitu masih sama seperti di Dinas sebelumnya, normalisasi drainase," kata Kepala Dinas BMCKTR Kabupaten Lamongan Andhy Kurniawan melalui Sekretaris Dinas BMCKTR Zulkah, Selasa, 13 Januari 2026.

Selain melakukan normalisasi gorong-gorong, Dinas BMCKTR juga menyiapkan langkah strategis jangka panjang untuk mengatasi banjir di wilayah kota, salah satunya dengan membangun sistem drainase berkapasitas lebih besar.

BACA: Empat Desa di Kalitengah Lamongan Terendam Banjir Akibat Curah Hujan Tinggi

"Kami sudah mengkaji terkait permasalahan banjir di wilayah kota, untuk mengurai air banjir kami akan membuat long storage sehingga air hujan langsung masuk ke long storage tersebut dan tidak menggenang di jalan, setelah air masuk ke long storage selanjutnya air akan kami pompa ke luar langsung ke sungai," kata Zulkah.

"Untuk lokasi long storage sudah kami petakan terutama di tempat-tempat yang genangan airnya lama surut seperti di wilayah Jalan Suwoko," lanjutnya.

Dinas BMCKTR juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah banjir dengan menjaga kebersihan lingkungan, khususnya saluran drainase.

"Mari bersama-sama bergotong royong dan bersinergi untuk menjaga saluran drainase dengan tidak membuang sampah sembarangan," katanya.