Hasil kajian akan disampaikan pada Pemprov dalam waktu dekat.

Atasi Banjir Tol Madiun, Bina Marga Kaji Pembangunan Tanggul 

Baehaqi Almutoif

Jumat, 22 Maret 2019 - 14:40

JATIMNET.COM, Surabaya - Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga (PU Bina Marga) Jawa Timur, Gatot Sulistyo Hadi memastikan, PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNK) selaku operator tol Madiun, siap membangun tanggul untuk antisipasi banjir. 

Tanggul permanen menjadi solusi, agar banjir tak terulang lagi.

"Setelah kami kordinasikan dengan PT JNK, untuk tol kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), beliau menginfomasikan bahwa memang ada rencana pembuatan tanggul permanen," ujar Gatot, Jumat 22 Maret 2019. 

Hanya saja, rencana pembuatan tanggul permanen masih dalam tahap kajian. Pembahasan dengan konsultan, sedang berlangsung.

BACA JUGA: Jalur Arteri Surabaya-Madiun Turut Terhambat Banjir

Gatot memastikan, hasilnya akan disampaikan kepada Pemprov Jawa Timur, dalam beberapa hari ke depan.

"Saat ini masih sementara, mana kala ada banjir sudah dipasang karung pasir untuk menahan. Masih proses dari yang seharusnya 400 meter masih terpasang 200 meter," jelasnya. 

Informasi yang diterima Gatot, penyebab banjir di tol Madiun, disebabkan oleh curah hujan yang tinggi diatas 150 milimeter.

Sehingga, Sungai Jerohan tidak mampu lagi menampung air, dan kemudian meluap menyebabkan banjir.

BACA JUGA: Banjir Madiun Gubernur Khofifah MintaSand Bag di Jerohan

Akibatnya, sawah penduduk dan jalan tol, ikut terendam air. 

Pemprov Jawa Timur berharap, pembangunan tanggul permanen menjadi solusi, agar banjir tidak terulang lagi di jalan tol.

"Kalau dikatakan karena musim hujan tidak sebenarnya. Mulai Januari kita tidak pernah kebanjiran seperti itu. Ini karena faktor curah hujan sudah sangat tinggi diatas 150 milimeter kemarin itu," bebernya. 

Sekadar diketahui, banjir merendam ruas tol Madiun sepanjang satu kilometer. Banjir dengan ketinggian hampir mencapai satu meter itu, terjadi di kilometer 603 hingga KM 604, Desa Glonggong, Kecamatan Balerejo. 

Pihak pengelola jalan tol, membangun tanggul dari karung pasir sepanjang 700 meter, di kilometer 603 hingga 604. Tanggul tersebut, memiliki ketinggian 60 centimeter, di atas permukaan tol.

Baca Juga

loading...