Alquran Plus Paket Penganan untuk Warga Uganda

Muhammad Taufiq

Sabtu, 4 Mei 2019 - 06:00

JATIMNET.COM, BUDUDA – Tanah tandus nan gersang seolah menjadi teman akrab masyarakat Uganda, Afrika Timur. Seperti negara-negara lain di Benua Hitam itu, kemiskinan menjadi masalah utama. Dengan jumlah penduduk kurang lebih 23 juta jiwa, sebagian besar masyarakat Uganda bisa dibilang miskin.

Pada akhir April 2019 lalu, Global Zakat - Aksi Cepat Tanggap (ACT) mengunjungi Uganda, tepatnya Distrik Bududa yang ada di timur negara tersebut.

Di Bududa, Global Zakat - ACT mendistribusikan paket pangan untuk ratusan keluarga prasejahtera. Sebagian dari mereka ialah yang keluarganya juga menjadi korban longsor tahun 2018 lalu. Saat bencana itu terjadi, puluhan orang dinyatakan meninggal dunia serta ratusan orang hilang.

BACA JUGA: Hampir Seribuan Anak Yaman di Distrik Hamdan Sakit Kronis

"Kami distribusikan pada Ahad (21/4) lalu. Ada 200 penerima manfaat, yang merupakan keluarga dari korban bencana longsor dan keluarga dalam kondisi ekonomi prasejahtera," kata Said Mukaffiy dari tim Global Humanity Response - ACT, Jumat 3 Mei 2019.

Paket pangan ini diberikan untuk membantu warga muslim dalam memenuhi kebutuhan pangan selama Ramadan nanti. Selain makanan pokok, Global Zakat-ACT juga memberikan mushaf Alquran kepada masyarakat serta anak-anak yang masih mengenyam pendidikan di madrasah.

Di Uganda, Islam masih menjadi minoritas. Tak sedikit anak-anak sulit mendapatkan pendidikan agama dengan baik. Fasilitas yang minim seperti bacaan buku agama di madrasah menjadi kendala utama. Pemberian mushaf Alquran ini diharapkan dapat menjadi pendukung masyarakat Uganda, khususnya anak-anak dapat mendalami ilmu agama.

"Mereka kekurangan perlengkapan buku agama dan mushaf Alquran sehingga mereka tidak terlalu mengerti ilmu tentang agama Islam yang mereka yakini," kata Said.

Tak hanya di Bududa, paket pangan menjelang Ramadan dan mushaf Alquran juga didistribusikan di Natumba, Butaleju, Sironko, Mbale, Bulambuli, Namakwekwe, Busano, Ndega, dan Nakunsi. Setidaknya ada 1.240 warga yang menerima bantuan tersebut. Salah satu warga sangat berterima kasih atas adanya bantuan ini.

"Kepada seluruh masyarakat Indonesia, kami ucapkan terima kasih atas bantuan pangan ini untuk kebutuhan gizi anak-anak, mushaf Alquran juga sangat membantu sehingga kamu dapat membaca kitab suci ini," kata salah seorang warga akhir April lalu.

Baca Juga

loading...