Agus Setiawan Jong Hari Ini Disidang

M. Khaesar Januar Utomo

Senin, 18 Maret 2019 - 08:38

JATIMNET.COM, Surabaya – Kasus tindak pidana korupsi program Jaring Aspirasi Masyarakat (Jasmas) Pemkot Surabaya tahun 2016 mulai disidangkan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya, Senin 18 Maret 2019.

Terdakwa dalam kasus ini adalah Agus Setiawan Jong yang diduga melakukan mark up pengadaan barang dan jasa program Jasmas Pemkot Surabaya 2016 lalu dengan total kerugian hingga Rp 5 miliar.

"Betul hari ini sidangnya,”  kata Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak, Lingga Nuarie kepada Jatimnet.com, Senin 18 Maret 2019.

BACA JUGA: Tersangka Korupsi Jasmas Kota Surabaya Ditahan Kejaksaan

Lingga menjelaskan, ada enam Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang akan dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Tanjung Perak, Dimaz Atmadi. JPU lainnya dari Kasi Intel, Kasi Barang Bukti, dan Jaksa dari Pidsus.

Dalam perkara ini, penyidik Kejari Tanjung Perak baru menetapkan tersangka tunggal, yakni Agus Setiawan Jong. “Sampai saat ini tersangka masih satu, yakni AST. Nanti kami lihat saja dulu fakta dipersidangan,” ujar Lingga.

Sebelumnya, Pidsus Kejari Tanjung Perak memeriksa sejumlah perwakilan Ketua RT/RW hingga anggota DPRD Kota Surabaya. Meskipun begitu Kejaksaan menetapkan satu tersangka yaitu dari pihak swasta Agus Setiawan Jong.

BACA JUGA: Penyidik Siapkan Surat Dakwaan Kasus Korupsi Jasmas Kota Surabaya

Sebelumnya Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak menahan Agus Setiawan Jong terkait kasus dugaan melakukan mark up pengadaan barang dan jasa program jaring aspirasi Masyarakat (Jasmas) Pemkot Surabaya 2016 lalu dengan total kerugian hingga Rp 5 miliar.

Modus yang dilakukan tersangka dengan cara mengkoordinir 230 RT yang ada di Surabaya untuk mengajukan proposal pengadaan tenda, kursi dan soundsystem. Oleh tersangka, proposal itu diajukan ke anggota dewan untuk disetujui.

Baca Juga

loading...