Logo

Adik Jadi Kru Musik KM Virgo Transport 8 yang Hilang, Warga Ambon Masih Tunggu Kabar

Reporter:,Editor:

Minggu, 13 September 2026 10:17 UTC

Adik Jadi Kru Musik KM Virgo Transport 8 yang Hilang, Warga Ambon Masih Tunggu Kabar

Fredy Manohoa (48) saat diwawancarai di Pelabuhan Tanjung Perak, Minggu, 13 September 2026. Foto: Januar

JATIMNET.COM, Surabaya – Kabar hilang dan diduga tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa membuat Fredy Manohoa, 48, warga asal Ambon, terus menanti kepastian mengenai nasib adik kandungnya, Steviansyah Manohoa, 44.

Steviansyah diketahui bekerja sebagai kru musik di kapal tersebut. Ia bertugas sebagai pemain keyboard dan lebih banyak menghabiskan waktunya di kapal selama bekerja.

Fredy terakhir kali berkomunikasi dengan Steviansyah melalui panggilan video pada Jumat, 11 September 2026 sekitar pukul 18.06 WIB. Saat itu, sang adik memberi tahu bahwa dirinya menggunakan nomor telepon baru karena telepon selulernya rusak.

"Terakhir saya komunikasi Jumat kemarin, video call sekitar jam 18.06. Dia bilang, 'Kak, ini nomor baru saya, HP saya di-service karena rusak. Jadi saya pakai HP baru, kartu baru'," kata Fredy saat diwawancarai di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Minggu, 13 September 2026.

Dalam percakapan tersebut, Steviansyah tidak menyampaikan posisi kapal maupun kondisi perjalanan yang sedang dijalaninya. Fredy juga tidak mengetahui bahwa kapal yang ditumpangi adiknya tengah mengalami masalah.

"Dia tidak bilang kalau kapalnya ada di mana. Tidak bilang. Nah, terakhir WA-nya begini, 'Assalamualaikum Kak, ini nomor Tepi. HP rusak parah'," ujarnya.

Fredy mengaku tidak sempat memperpanjang percakapan karena saat itu sedang bekerja sambil mengemudi. Ia baru mengetahui kabar mengenai kecelakaan kapal setelah informasi tentang KM Virgo Transport 8 beredar.

Setelah mendengar kapal tersebut dilaporkan tenggelam, Fredy langsung berupaya menghubungi nomor telepon Steviansyah. Namun, nomor tersebut sudah tidak dapat dihubungi.

"Saya telepon tadi sudah tidak aktif. Terakhir saya coba hubungi pukul 09.03, memang tidak aktif," katanya.

Steviansyah selama ini memang lebih banyak tinggal di kapal karena pekerjaannya sebagai kru musik. Ia biasanya pulang ke rumah ketika mendapatkan jadwal cuti untuk berkumpul dengan keluarga.

"Dia tetap tinggalnya di kapal. Kalau turun cuti, ya ke rumah, kumpul kita," ujar Fredy.

Informasi mengenai kecelakaan KM Virgo Transport 8 justru Fredy dapatkan dari rekan Steviansyah yang bekerja sebagai penyanyi di kapal tersebut. Rekan adiknya itu seharusnya ikut berlayar, tetapi sedang menjalani cuti sehingga tidak berada di kapal saat kejadian.

"Rekan adik saya yang penyanyi itu cuti. Dia dapat konfirmasi dari Banjarmasin bahwa kapal yang mereka tumpangi itu tenggelam. Jadi dia selamat karena dia cuti," katanya.

Fredy kemudian menerima informasi bahwa sejumlah kru kapal telah ditemukan dalam kondisi selamat. Beberapa di antaranya disebut merupakan kapten kapal, Mualim 1, Mualim 4, dan seorang sweeper.

"Yang dikabarkan selamat itu kaptennya, Mualim 1, Mualim 4, sama sweeper," ujarnya.

Namun, informasi mengenai kru musik hingga Minggu, 13 September 2026, belum Fredy terima. Ia juga masih menunggu kabar mengenai beberapa penyanyi yang bekerja bersama adiknya.

"Kru musik belum ada. Penyanyinya ada Misbah, Susanti, dengan Melinda, itu belum ada informasi, termasuk adik saya Steviansyah," katanya.

Kondisi tersebut membuat Fredy berharap pihak terkait segera memberikan informasi resmi mengenai perkembangan pencarian para korban KM Virgo Transport 8. Ia mengaku siap menerima apa pun kabar mengenai adiknya, selama informasi tersebut disampaikan secara valid.

"Saya berharap ada informasi yang valid. Apa pun keadaannya adik saya, saya tetap tunggu," ucapnya.

Fredy juga menyatakan kesiapannya berangkat ke Banjarmasin jika keberadaannya diperlukan untuk membantu proses pencarian ataupun penanganan keluarga. Untuk saat ini, ia menyebut dirinya sebagai satu-satunya anggota keluarga yang berada di lokasi.

"Jika diperlukan, saya akan berangkat. Karena pastinya keluarganya hanya saya di sini," katanya.

Steviansyah merupakan anak bungsu dari empat bersaudara sekaligus adik kandung Fredy. Meski pekerjaannya membuat Steviansyah lebih banyak berada di kapal, Fredy mengatakan hubungan mereka tetap dekat.

"Dia adik kandung saya, di bawah saya, bungsu. Kami berempat, saya nomor tiga," ujar Fredy.

Hingga kini, Fredy memilih bertahan menunggu informasi resmi mengenai perkembangan operasi pencarian dan pertolongan terhadap korban KM Virgo Transport 8. Ia berharap tim pencarian dapat menemukan adiknya dalam kondisi selamat.

"Amin. Amin," kata Fredy.