Sabtu, 04 April 2026 11:00 UTC

Petugas Polisi, BPBD dan Dinas Kesehatan Kota Surabaya mendatangi lokasi memastikan korban keracunan, Sabtu, 4 April 2026. Foto: BPBD Surabaya
JATIMNET.COM, Surabaya — Puluhan warga di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Kecamatan Simokerto, Surabaya, diduga mengalami keracunan massal setelah menghadiri acara tahlilan tujuh hari wafatnya salah satu warga.
Hingga Sabtu sore, 4 April 2026, sebanyak 26 orang dilaporkan mengalami keluhan kesehatan berupa mual, pusing, dan lemas.
Peristiwa ini bermula saat warga menyantap hidangan selamatan pada Selasa, 31 Maret 2026. Keesokan harinya, sejumlah warga mulai merasakan gejala lemas yang kemudian diikuti mual dan pusing.
Jumlah warga yang mengalami keluhan kesehatan terus bertambah dalam beberapa hari terakhir.
BACA: Viral Dugaan Menu MBG Berbelatung di Sampang, SPPG Buka Suara
Dari total korban, sebagian besar menjalani rawat jalan. Namun, empat orang masih dalam perawatan di rumah sakit karena mengalami pusing dan lemas.
Keempat warga tersebut dirawat di sejumlah fasilitas kesehatan di Surabaya, yakni dua orang di RS Soewandhie, satu orang di RS Al-Irsyad, dan satu lainnya di RS PHC Surabaya.
Kapolsek Simokerto, Kompol Zainur Rofik, membenarkan adanya laporan dugaan keracunan tersebut.
“Untuk penyebabnya belum bisa dipastikan, tapi kejadiannya menurut informasi RT dan RW berasal dari kegiatan hajatan tujuh harinya orang meninggal. Sedangkan warga yang datang tahlilan semuanya ikut mengonsumsi hidangan,” ujarnya, Sabtu, 4 April 2026.
Sementara itu, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kejadian tersebut.
