Selasa, 03 March 2026 05:00 UTC

Wali Kota Probolinggo Aminuddin mempimpin pembukaan perdana Commuter Line Supaspro di Stasiun Probolinggo, Minggu malam, 1 Maret 2026. Foto: Zulalif
JATIMNET.COM, Probolinggo - Wali Kota Probolinggo Aminuddin memimpin langsung pembukaan perdana Commuter Line Supaspro di Stasiun Probolinggo, Minggu malam, 1 Maret 2026.
Peresmian rute yang menghubungkan Probolinggo – Pasuruan – Surabaya itu berlangsung meriah. Ratusan calon penumpang yang ingin menjadi bagian dari perjalanan pertama layanan tersebut memadati acara.
Sejak sore hari, suasana stasiun sudah terlihat lebih ramai dibanding biasanya. Area halaman depan hingga titik keberangkatan dipenuhi warga yang datang bersama keluarga maupun rekan kerja.
Antrean panjang mengular di loket dan pintu masuk peron. Meski harus menunggu, para penumpang tampak antusias dan sabar menanti giliran untuk naik kereta tujuan Pasuruan maupun Surabaya.
Dalam seremoni pembukaan, Aminuddin didampingi Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari, Pj Sekda Rey Soewigtyo, jajaran perangkat daerah, Kepala Daerah Operasi 9 Jember Hengky Prasetyo, serta perwakilan Direktorat Jenderal Perkeretaapian.
Secara simbolis, wali kota melepas keberangkatan kereta perdana sebagai tanda resmi beroperasinya Commuter Line Supaspro.
Wali Kota Aminuddin menyampaikan, kehadiran layanan ini diharapkan menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi daerah.
Menurutnya, konektivitas yang semakin baik akan membuka peluang peningkatan kunjungan, baik untuk keperluan bisnis, pendidikan, maupun pariwisata.
“Kami sudah menyiapkan kalender event untuk mendukung peningkatan kunjungan. Saat ini tingkat hunian hotel masih di bawah 10 persen. Dengan adanya commuter line ini, kami optimistis okupansi bisa terdongkrak,” ujarnya.
Wali Kota Probolinggo saat Menjajal Commuter Line Supaspro. Foto: Zulafif.
Selama setahun terakhir, tingkat hunian hotel tercatat sekitar 400–600 kamar. Pemerintah kota berharap angka tersebut meningkat signifikan seiring bertambahnya arus penumpang.
Dari sisi operator, Direktur Operasi dan Komersial PT Kereta Commuter Indonesia Heri Siswanto mengungkapkan bahwa lebih dari 400 tiket terjual pada hari pertama operasional.
Tingginya angka penjualan tiket menunjukkan respons positif masyarakat terhadap rute baru ini. Menariknya, pembeli tiket tidak hanya berasal dari Probolinggo. Sejumlah penumpang datang dari Lumajang dan Situbondo untuk menjajal layanan tersebut.
Heri menegaskan, pengoperasian Commuter Line Supaspro tidak mengubah jadwal perjalanan kereta api lainnya.
“Kami akan terus melakukan evaluasi untuk meningkatkan okupansi dan kualitas layanan,” katanya.
Daya tarik utama layanan ini adalah tarif yang sangat terjangkau. Penumpang hanya dikenakan biaya Rp8.000 untuk sekali perjalanan Probolinggo – Surabaya atau sebaliknya. Dengan demikian, biaya pulang dan pergi hanya Rp16.000.
Salah satu penumpang, Ana Mariantika mengaku sangat terbantu dengan tarif tersebut. Sebelumnya, ia harus mengeluarkan biaya hingga Rp50 ribu untuk sekali perjalanan menuju Surabaya menggunakan moda transportasi lain.
“Sekarang jauh lebih hemat. Ini sangat membantu, terutama bagi pekerja seperti saya,” ujarnya.
Menurut Ana, kehadiran Commuter Line Supaspro tidak hanya memudahkan masyarakat yang gemar bepergian, tetapi juga para pekerja dan mahasiswa yang beraktivitas di Pasuruan maupun Surabaya.
Ongkos yang ekonomis membuat mobilitas harian menjadi lebih efisien dan terjangkau.
Adapun jadwal keberangkatan dari Stasiun Probolinggo tersedia pada pukul 04.10 WIB dan 21.22 WIB. Sementara dari Surabaya Kota, kereta berangkat pukul 01.50 WIB dan 18.10 WIB.
Jadwal ini dinilai cukup fleksibel untuk mengakomodasi kebutuhan pekerja dengan jam kerja pagi maupun malam, serta mahasiswa yang memiliki aktivitas perkuliahan di luar kota.
Dengan operasional perdana yang disambut antusiasme tinggi, Commuter Line Supaspro diharapkan menjadi tulang punggung transportasi komuter di wilayah tapal kuda. Hal ini sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah di Jawa Timur. (adv/inforial)
