Usai Mencoblos, Risma Singgung Golput Seperti Orang Bingung

Khoirotul Lathifiyah

Rabu, 17 April 2019 - 09:50

JATIMNET.COM, Surabaya - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini telah menggunakan hak suaranya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 001 Kelurahan Jajar Tunggal, Kecamatan Wiyung, Surabaya sekitar pukul 08.04 WIB.

Ia menghimbau kepada seluruh warga Surabaya agar menggunakan hak suaranya dalam pemilu 2019. "Golput itu orang bingung, tapi siapapun calonnya, kita harus bisa memutuskan, itu pasti ada baik dan ada buruk, tapi pasti ada yang lebih baik juga," kata Risma saat diwawancarai wartawan usai mencoblos di TPS 001 Wiyung Surabaya, Rabu 17 April 2019.

Karenanya, Risma mengajak masyarakat agar menerima semua dengan lapang dada, dan kemudian semua bisa kembali melanjutkan kehidupan yang lebih baik lagi.

BACA JUGA: Vanessa Angel Nyoblos di Rutan Medaeng

Menurutnya semua masyarakat harus belajar untuk menerima calon yang terpilih apapun yang terjadi. Karena pasti ada hikmah di balik itu semua.

Risma mengungkapkan dengan waktu yang sudah cukup lama hingga pukul 12.00 WIB nanti masyarakat harus segera datang ke TPS untuk memilih. Ia berharap agar tidak ada yang melewatkan pesta demokrasi tahun 2019 ini.

"Karena ini akan berpengaruh pada kehidupan kita selama lima tahun ke depan. Mari, masih ada waktu sampai jam 12 untuk kita mencoblos sesuai pilihan kita masing-masing," katanya.

Risma juga mengaku kegiatan pemilu kali ini sedikit rumit dan ribet. Karena masyarakat hatus memilih lima pilihan sekaligus, ditambah ukuran kertas suara yang besar.

BACA JUGA: Politik Uang untuk Menang

Selanjutnya Risma juga menyampaikan, strategi memilih agar cepat berlangsung yakni pertama kenali dan ketahui semua yang mau dipilih. Kedua, cara melipatnya disesuaikan dengan lipatan awal.

" Kan ada bentuknya, dan itu bisa diikuti. Jadi yang paling luar itu tulisan yang depan itu," kata Risma.

Siapaun yang terpilih menjadi presiden, saya berharap untuk kesejahteraan warga lebih ditingkatkan, lanjut Risma. Menurutnya jika kesejahteraan rakyat tidak ditingkatkan, maka akan banyak gejolak-gejolak yang terjadi.

Baca Juga

loading...