Logo
Partai Beringin Lantik Serentak Pengurus DPD se-Jatim

Golkar Bidik 73 Persen Pemilih Usia 17–50 Tahun, Bahlil Lahadalia Fokus Regenerasi Hadapi Pilkada 2029

Reporter:,Editor:

Minggu, 15 February 2026 09:00 UTC

Golkar Bidik 73 Persen Pemilih Usia 17–50 Tahun, Bahlil Lahadalia Fokus Regenerasi Hadapi Pilkada 2029

Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, didampingi Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, M. Sarmuji, menghadiri pelantikan DPD II Partai Golkar se-Jawa Timur di Jatim Expo, Surabaya, Minggu, 15 Februari 2026. Foto: Khaesar

JATIMNET.COM, Surabaya - Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menegaskan partainya memprioritaskan generasi muda dalam menyongsong kontestasi politik mendatang, termasuk Pilkada 2029. Ia menyebut komposisi demografi pemilih saat ini menuntut partai melakukan regenerasi secara serius.

Bahlil mengungkapkan, sekitar 73 persen pemilih berada pada rentang usia 17 hingga 50 tahun. Menurutnya, angka tersebut menjadi dasar utama penyusunan strategi politik Golkar ke depan.

“Kalau kita bicara pemilu, usia 17 sampai 50 tahun itu sekitar 73 persen. Artinya, mau tidak mau kita harus mendekatkan diri kepada generasi-generasi ini,” ujarnya usai menghadiri pelantikan pengurus DPD II Golkar se-Jawa Timur, Minggu, 15 Februari 2026.

Ia menegaskan, Golkar tidak hanya menyasar generasi muda sebagai objek kampanye, tetapi juga melibatkan mereka dalam struktur kepemimpinan. Partai berlambang pohon beringin itu membuka ruang promosi lebih luas bagi kader muda untuk menduduki jabatan strategis.

“Caranya bagaimana? Kita harus ajak mereka, dan kita juga harus memberikan ruang yang cukup untuk promosi kader. Generasi muda ini di Partai Golkar banyak,” katanya.

Bahlil mencontohkan, sejumlah kader muda Golkar telah dipercaya memegang jabatan penting di pemerintahan maupun parlemen. Ia menyebut terdapat wakil menteri berusia 32 tahun, pimpinan komisi DPR berusia di bawah 40 tahun, serta anggota DPR dari kalangan muda yang aktif berkontribusi dalam kebijakan nasional.

Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan komitmen Golkar dalam melakukan transformasi partai berbasis regenerasi. Ia menekankan bahwa partainya kini semakin proporsional dalam memberi ruang kepada anak muda.

“Partai Golkar itu sekarang partai yang inklusif. Dari dulu memang inklusif, tapi sekarang lebih proporsional dalam memberikan ruang bagi anak muda,” tegas politikus yang juga menjabat sebagai Menteri ESDM ini. 

Dengan pendekatan tersebut, Golkar berharap mampu menjaga stabilitas elektoral sekaligus meningkatkan daya tarik di kalangan pemilih usia produktif. Bahlil optimistis strategi regenerasi ini akan memperkuat posisi Golkar dalam pemilu dan pilkada mendatang.

"Dengan pendekatan inklusif dengan memberi ruang lebih besar bagi generasi muda dan perempuan menjadi bagian dari transformasi partai dalam menjawab dinamika politik nasional," pungkas Bahlil.