Logo

Truk Tangki Air Terguling di Jalur Mojosari-Krian, Lalu Lintas Macet

Reporter:,Editor:

Senin, 06 April 2026 08:30 UTC

Truk Tangki Air Terguling di Jalur Mojosari-Krian, Lalu Lintas Macet

Kondisi truk tangki air yang terguling di jalur Mojosari – Krian yang masuk wilayah Desa Ngrame, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, Senin siang, 6 April 2026. Foto: Hasan

JATIMNET.COM, Mojokerto – Arus lalu lintas di jalur Mojosari – Krian sempat tersendat pada Senin siang, 6 April 2026.

Gangguan arus lalu lintas ini dampak dari tergulingnya sebuah truk tangki air di jalan raya yang masuk wilayah Desa Ngrame, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto.

Pascakejadian, posisi truk berpelat nomor S 8952 NH yang dikemudikan oleh Slamet, warga Jetis, Mojokerto melintang di badan jalan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Jatimnet.com di lokasi kejadian, truk yang terguling itu melaju dari arah Mojosari menuju Krian.

Di tengah perjalanan, truk tiba-tiba kehilangan kendali hingga bagian roda belakang menghantam road barrier atau pembatas jalan. Benturan keras membuat truk terguling dan menyebabkan roda belakang beserta as terlepas dari sasis.

“(Truk) dari arah Mojosari ke Krian Sidoarjo. Kalau kecepatan saya tidak tahu. Tiba-tiba brak gitu saja,” ujar Zuki, saksi mata di lokasi kejadian.

BACA: Tiba-tiba Terjatuh di Jalanan Mojokerto, Seorang Pemotor Terluka 

Kecelakaan tunggal itu mengakibatkan air dari dalam tangki truk tumpah ke jalan. Bahan bakar solar juga ikut tercecer, sehingga petugas Damkar BPBD Mojokerto harus turun tangan membersihkan permukaan jalan.

Upaya ini dilakukan dengan menggunakan campuran air sabun untuk menghindari risiko licin. "Oleng ke kanan, terus terguling di tengah jalan. Evakuasinya cukup lama karena rodanya lepas," ujar Zuki.

Sementara, sopir truk tangki mengalami luka di bagian kepala akibat terkena pecahan kaca. Meski demikian, ia sempat keluar dari kabin secara mandiri sebelum akhirnya dibawa warga ke RSUD Prof Dr Soekandar Mojosari untuk mendapatkan perawatan.

Setelah korban diselamatkan, proses evakuasi truk dilakukan. Awalnya, upaya ini dilakukan dengan mobil derek milik Satlantas Polres Mojokerto.

BACA: Rem Blong di Jalur Pacet, Sekeluarga Terpental Usai Tabrak Karung Sekam

Namun, upaya ini tidak membuahkan hasil meski berlangsung cukup lama. Sebab, truk cukup berat dan roda belakangnya terlepas.

Oleh karena itu, truk berukuran lebih besar sengaja diterjunkan untuk membantu proses mengangkat badan truk. Setelah berlangsung lebih dari 90 menit, truk tangki yang terguling berhasil diangkat. Arus lalu lintas yang sempat macet akhirya kembali lancar.

Hingga berita ini ditulis, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kecelakaan yang membuat truk oleng hingga menabrak pembatas jalan.