TKD Jokowi-Ma’ruf Amin Komitmen Kampanye Elegan

Nani Mashita

Reporter

Nani Mashita

Selasa, 25 September 2018 - 18:25

JATIMNET.COM, Surabaya – Tim Kampanye Daerah Jokowi-Ma’ruf Amin melaksanakan deklarasi dan rapat koordinasi di Hotel Wyndham, Selasa 25 September 2018. Tim juga membahas strategi pemenangan 70 persen suara di Jatim yang harus dicapai dengan model kampanye yang elegan.

“Papua saja optimis menang, masak di Jatim gak optimis. Kita optimis 70 persen suara,” kata Ketua Tim Kampanye Daerah Machfud Arifin.

Dalam penyusunan strategi, Machfud mengimbau agar seluruh tim kampanye mengedepankan cara-cara yang elegan. Selain itu, menyampaikan secara jujur pencapaian kinerja Jokowi selama memimpin lima tahun belakangan. “Kita sampaikan fakta yang jujur dan hindari aktifitas yang melanggar aturan,” ujarnya.

Kalau memang ada kader yang ketahuan melakukan pelanggaran saat berkampanye, Machfud mengaku takkan segan menyerahkannya kepada Bawaslu untuk ditindaklanjuti. “Pokoknya kita minta jangan kontraproduktif,” tuturnya.

Ditanya soal tim kampanye kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Jatim yang juga sama-sama menggandeng mantan Kapolda Jatim, Machfud menjawab enteng. “Mudah-mudahan tidak tersesat,” katanya singkat.

Tim pemenangan Prabowo-Sandi di Jawa Timur memang ada nama mantan Kapolda Jatim Irjen Pol (Purn) Anton Setiadji, juga ada nama mantan Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI (Purn) Soewarno.

Sedari awal, dia menyatakan tidak akan menyeret mantan institusinya dalam kontestasi Pilpes. Bahkan komitmen itu sudah ia sampaikan dalam forum resmi. “Jadi jangan lihat saya sebagai mantan kapolda, tapi sebagai Machfud Arifin,” tegasnya.

Rapat ini diikuti oleh seluruh jajaran tim kampanye di Jatim. Mantan Kapolda Jatim itu menandaskan rapat koordinasi akan terus dilaksanakan hingga pemilihan presiden dilaksanakan.

Sementara itu, anggota Dewan Pengarah TKD Jatim Hadi Pranoto meminta agar seluruh pendukung Jokowi-Ma’ruf Amin  menyosialisasikan capaian keberhasilan yang sudah diraih pemerintahan Jokowi saat ini. Dia juga berharap agar kader tidak terjerumus dalam kampanye negatif yang gencar dilakukan oleh kubu pesaing.

“Mari kita cerahkan masyarakat dari kampanye negatif, sesuai dengan koridor demokrasi Pancasila dan undang-undang. Ini yang harus kita sosialisasikan,” ujarnya.

Rapat ini diisi dengan deklarasi memenangkan Jokowi-Ma’ruf Amin di Pilpres 2019. Setelah itu, rapat digelar secara tertutup.

Baca Juga

loading...