Timnas Wanita Indonesia Akui Keunggulan Myanmar

David Priyasidharta

Minggu, 7 April 2019 - 06:03

JATIMNE.COM, Jakarta - Timnas Wanita Indonesia harus mengakui keunggulan permainan tim tuan rumah Myanmar dalam laga pada Kualifikasi Pra Olimpiade Tokyo 2020 Babak Kedua.

Tim Garuda Pertiwi takluk dengan skor 6-0 pada laga yang berlangsung di Stadion Mandalar Thiri, Mandalay, Myanmar pada Sabtu 6 April 2019 petang.

Melawan tim tuan rumah, skuat Garuda kurang tenang di awal babak pertama. Indonesia kebobolan dua menit setelah peluit kick off melalui sepakan Khin Marlar Tun.

BACA JUGA: Timnas Wanita Bertekad Tundukkan Myanmar

Gawang yang dijaga ketat Riska Julianti kembali kebobolan pada menit ke-18, usai striker Mynmar, Yee Yee Oo mampu menembus pertahanan Indonesia dan menggandakan keunggulan menjadi 2-0.

Sebelum babak pertama berakhir, tuan rumah menambah pundi-pundi gol melalui aksi Win Theingi Tun pada menit ke-32 hingga babak pertama berakhir 3-0.

Memasuki paruh kedua, skuat Garuda berbenah dengan mengganti beberapa pemain, salah satunya dengan memasukkan pemain muda 14 tahun, Helsya Maeisyaroh di barisan pertahanan.

Namun, sayang di babak kedua, tim Garuda kembali kebobolan hingga 3 gol, masing-masing di menit 48, 64 dan 73, yang sekaligus menjadi skor akhir pada laga ini yakni 6-0.

“Saya sudah amati permainan Myanmar sebelumnya, dan benar mereka tampil kolektif, matang, dan bermain sesuai skema dan perencanaan," kepala pelatih Timnas Wanita Rully Nere dalam laman PSSI.org.

BACA JUGA: Kualifikasi Pra Olimpiade Tokyo, Timnas Wanita Berjuang Taklukkan Myanmar

Pergerakan tim Myanmar, kata Rully, baik dengan dan tanpa bola rapi, bahkan gol-gol yang ada semua terencana. "Tapi dari 6 gol yang bersarang di gawang kita, 3 di antaranya adalah kesalahan kami sendiri,” ujarnya.

Rully mengatakan timnya kurang komunikasi, kurang tenang dan grogi terlebih dahulu dan panik. "Pemain yang kami punya hanya ini, jadi kami maksimalkan untuk menutup berbagai posisi agar tidak kosong. Saat Helsya masuk, ada sedikit perubahan, tapi memang kita kalah kelas dengan mereka,” lanjutnya.

Kekalahan ini menutup peluang Garuda Pertiwi untuk melaju ke putaran selanjutnya dikarenakan skuat Garuda kalah poin dan belum mengantongi poin sama sekali usai menelan kekalahan di 2 laga yang telah dijalani.

“Hasil ini harus kita terima, kita sudah kalah. Tapi ada apresiasi dari tim lawan terhadap tim Indonesia hari ini. Manajer tim bilang, Tim Indonesia yang sekarang lebih baik dibanding tahun lalu saat Myanmar bertemu Indonesia di Asian Games 2018,” tutupnya

Sementara, penjaga gawang Indonesia, Riska Julianti mengaku ini menjadi laga perdananya melawan Myanmar di laga internasional.

BACA JUGA: Ezra Walian Optimis Bisa Memperkuat Timnas Indonesia

“Terus terang gugup sekali karena ini pertama kali melawan Myanmar. Pernah bertemu, tapi saya tidak dimainkan kala itu. Sedikit kurang fokus dan kurang komunikasi karena lawan tuan rumah” ujar Riska

Namun Riska mengaku penampilan skuat Garuda lebih baik dibanding pertandingan perdana. “Yang sekarang kami tampil lebih gesit dari sebelumnya. Lebih semangat, mungkin karena tim yang dihadapi memberikan tekanan ke tim kami. Sekarang tinggal fokus di pertandingan terakhir, jangan sampai kita jadi juru kunci” tutupnya

Indonesia akan melakoni laga terakhir kontra Nepal pada Kualifikasi Pra Olimpiade Tokyo 2020 Babak Kedua pada Selasa 9 April 2019 di Stadion Bahtoo, Mandalay, Myanmar. Sama seperti Indonesia, Nepal telah menelan 2 kekalahan, yakni 1-3 saat kontra Myanmar dan 1-3 saat kontra India.

Baca Juga

loading...