Logo

Rumah di Mojokerto Ludes Terbakar, Seorang Penghuni Meninggal Dunia

Reporter:,Editor:

Sabtu, 04 April 2026 23:30 UTC

Rumah di Mojokerto Ludes Terbakar, Seorang Penghuni Meninggal Dunia

Petugas gabungan saat melakukan evakuasi korban meninggal dunia akibat kebakaran rumah di Dusun Sidokalang, Desa Penompo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Sabtu malam, 4 April 2026. Foto: Relawan.

JATIMNET.COM, Mojokerto – Peristiwa kebakaran rumah di Dusun Sidokalang, Desa Penompo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto menelan korban jiwa, Sabtu malam, 4 April 2026.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Markonah. Perempuan berusia 52 tahun ini tak bisa menyelamatkan diri ketika api berkobar dan meluluhlantakkan rumah yang dihuninya bersama Siatun, 75, ibunya, dan FA, 14 tahun, anaknya.

Saat kejadian, korban meninggal diduga tengah menderita sakit dan hanya bisa berbaring di dalam kamar. Sementara, ibu dan anaknya hanya mampu menyelamatkan diri mereka sendiri sebelum api membesar.

Warga yang mengetahui kebakaran tersebut juga tak bisa berbuat banyak. Api lebih cepat membesar dari upaya penyelamatan terhadap korban.

"Ditolong warga dengan menyiramkan air secara manual. Tapi, korban tidak tertolong dan terbakar di dalam rumah," ungkap Kepala Dusun Sidokalang Riska.

BACA: Rumah Warga di Mojokerto Terbakar Saat Pemilik Terlelap

Menurutnya, api mulai membakar rumah korban sekitar 20.00 WIB. Warga yang melihat kejadian itu langsung bergegas guna mengevakuasi korban dan memadamkan api.

Upaya pemadaman akhirnya berhasil dilakukan setelah petugas dan beberapa armada mobil pemadam kebakaran turun ke lokasi kejadian. Namun, bangunan rumah sudah terlanjur rata dengan tanah.

Sementara itu, Kapolsek Jetis Kompol Edi Purwo Santoso menyatakan bahwa pascakebakaran, jenazah Markonah dibawa ke RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto untuk proses visum et repertum.

Terkait dengan penyebab kebakaran, Edi Purwo belum dapat memastikan. Sebab, penyelidikan masih dilakukan. "Penyebabnya masih dalam penyelidikan. Tim Inafis akan melakukan olah TKP setelah api benar-benar padam," tandasnya.