Jumat, 17 April 2026 21:00 UTC

Bupati Fandi Akhmad Yani saat membuka MTQ XXXII Gresik dipusatkan di Islamic Center Balongpanggang, tepatnya di Masjid KH Robbach Ma’sum, Desa Kedungpring, Kecamatan Balongpanggang, Jumat malam, 17 April 2026. Foto: Agus Salim.
JATIMNET.COM, Gresik – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXII tingkat Kabupaten Gresik tahun 2026 resmi digelar pada 17–19 April 2026.
Kegiatan tahunan ini dipusatkan di Islamic Center Balongpanggang, tepatnya di Masjid KH Robbach Ma’sum, Desa Kedungpring, Kecamatan Balongpanggang.
Sekda Gresik Akhmad Wasil Miftahul Rahman selaku Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) menyebut, MTQ XXXII ini didasarkan pada beberapa regulasi. Mulai dari Peraturan Daerah Kabupaten Gresik Nomor 14 Tahun 2025 tentang APBD Tahun 2026.
Peraturan Bupati Gresik Nomor 14 Tahun 2025 tentang penjabaran APBD, serta Keputusan Bupati Gresik Nomor 451/263/403.14/2012 tentang Pengurus LPTQ Kabupaten Gresik.
"Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an, sekaligus menjadi wahana dalam memahami dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari," kata Akhmad, Jumat 17 April 2026.
Selain itu, MTQ juga menjadi ajang untuk menggali potensi kafilah dari masing-masing kecamatan agar mampu berprestasi hingga tingkat provinsi dan nasional.
Kabupaten Gresik sebelumnya berhasil meraih juara umum MTQ XXXI tingkat Provinsi Jawa Timur yang diselenggarakan di Jember pada tahun 2025.
MTQ XXXII ini diikuti oleh peserta dari 18 kecamatan dengan total sekitar 545 peserta, didukung oleh 90 orang official dan 90 pembina.
Secara keseluruhan, jumlah yang terlibat mencapai 725 orang. Selain itu, terdapat 110 orang dewan hakim dan panitera yang bertugas dalam pelaksanaan lomba.
Cabang yang dilombakan dalam MTQ kali ini meliputi tujuh kategori, di antaranya cabang tilawah Al-Qur’an dan karya tulis ilmiah Al-Qur’an.
**
Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berharap nilai-nilai Al-Qur’an dapat dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
“MTQ ini bukan sekadar kompetisi, tetapi menjadi wahana untuk membentuk generasi Qur’ani yang mampu mengimplementasikan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.
Bupati juga mengapresiasi seluruh peserta dan kafilah dari 18 kecamatan, ia mendorong para peserta menampilkan kemampuan terbaiknya, sekaligus menjaga sportivitas.
Selain itu, bupati turut menyinggung prestasi Kabupaten Gresik yang berhasil meraih juara umum pada MTQ tingkat Provinsi Jawa Timur tahun 2025 di Jember.
“Semoga prestasi yang telah diraih dapat terus dipertahankan, bahkan kita bisa kembali menjadi juara di tingkat provinsi maupun nasional,” pungkasnya.
Di akhir sambutan, bupati secara resmi membuka pelaksanaan MTQ XXXII Kabupaten Gresik Tahun 2026 dan mengajak seluruh masyarakat untuk turut mendukung serta menyukseskan kegiatan tersebut.
Selain sebagai ajang seleksi, MTQ juga menjadi sarana syiar Islam serta upaya menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an, khususnya di kalangan generasi muda.
Sebagai daerah yang dikenal dengan sebutan “Bumi Wali”, Pemerintah Kabupaten Gresik terus mendorong pelaksanaan MTQ sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia berbasis nilai keagamaan. (adv/inforial)
