Minggu, 08 March 2020 08:30 UTC

METAL. Mojokerto Black Conspiracy (MBC) menggelar konferensi pers di salah satu kafe di Mojokerto, Jumat, 6 Maret 2020, terkait pentas musik metal MBC seri ke-18 yang digelar di Jotangan Center, Mojosari, Minggu, 8 Maret 2020. Foto: Karina Norhadini
JATIMNET.COM, Mojokerto - Mojokerto patut berbangga khususnya penggemar musik metal. Bagaimana tidak, Mojokerto punya Mojokerto Black Conspiracy yang jadi salah satu barometer musik cadas di Jawa Timur.
Mojokerto Black Conspiracy atau biasa dikenal dengan MBC Squad terdiri dari empat personel antara lain Untung Parulia atau biasa dipanggil Untung, John Ko, Aris, dan Arab.
"Awalnya dulu namanya Mojokerto Body Contact selama sembilan seri. Setelah itu karena ada sesuatu hal, namanya menjelma menjadi Mojokerto Black Conspiracy sejak seri kesepuluh sampai sekarang seri ke-18," ungkap Aris saat konferensi pers di salah satu kafe di Mojokerto, Jumat, 6 Maret 2020.
Konferensi pers ini digelar terkait pentas musik tahunan MBC yang diselenggarakan di pusat oleh-oleh Jotangan Center, Kecamatan Mojosari, Minggu, 8 Maret 2020.
Personel MBC lainnya, Arab, menambahkan jika MBC memang setia mengadakan event rutin tahunan yang bertahan sampai seri ke-18 sekarang.
BACA JUGA: Janet, Radiohead dan The Cure Terima Hall of Fame
Kali ini mereka tak hanya berfokus menampilkan musik saja, melainkan juga akan mengangkat berbagai produk lokal Mojokerto seperti pariwisata situs-situs peninggalan Majapahit.
"Jadi teman-teman yang main di sini khususnya yang dari luar kota, kita ajak jalan-jalan. Kita kenalkan situs-situs yang ada di Mojokerto. Begitupula dengan makanan-makanan tradisional yang ada di Mojokerto," ucap Arab.
John Ko menambahkan event MBC ini bisa awet berjalan hingga 18 tahun dan bahkan MBC menjadi salah satu barometer musik metal di Jawa Timur karena niatnya menjalin silaturahmi.
"Kuncinya silaturahmi, kita selesaikan semuanya dengan berunding. Tidak ada yang tidak mungkin kalau kita bersama," ujarnya.
Dalam event kali ini, MBC mengundang gitaris Band Gugat asal Bandung dan vokalis band Wafat asal Surabaya untuk berkolaborasi bersama dalam keharmonisan musik metal yang tercipta nantinya.
BACA JUGA: Ini Lima Legenda Band Rock Surabaya
Gitaris Band Gugat, Kang Doel, yang dikenal luas di kalangan komunitas musik metal nasional sepakat jika MBC merupakan barometer musik metal di Jawa Timur.
"Rata-rata band di Bandung pengen main di MBC. Hanya nunggu giliran saja. Dan ini yang ketiga untuk Gugat," kata Kang Doel.
Sementara itu, menurut Untung, pihaknya juga menghadirkan band Forgotten dan Jasad yang sudah ditunggu para metal head Mojokerto.
"Pastinya yang spesial dari MBC ke-18 ini tampilnya grup band Forgotten dan Jasad yang sudah ditunggu-tunggu para metal head di Mojokerto. Bahkan ini ajang reuni kami pecinta musik metal yang bertahan dan juga kaum awam. Kami persilakan untuk hadir menyaksikan sebagai wujud silaturahmi," ujarnya.
