Senin, 01 September 2025 09:00 UTC

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast. Foto: Januar
JATIMNET.COM, Surabaya – Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Jawa Timur (Kabid Humas Polda Jatim) Kombes Pol Jules Abraham Abast memastikan informasi tentang kemunculan penembak misterius (Petrus) bakal terjadi mulai hari ini tidak benar.
Kepastian itu menanggapi beredarnya pesan berantai berisi narasi tentang Petrus melalui aplikasi WhatsApp. "Pesan berantai soal Petrus itu berita tidak benar. Hoaks," tegasnya kepada wartawan, Senin, 1 September 2025.
Pesan bernada provokatif itu dinilai memicu keresahan masyarakat dan mengganggu ketertiban umum. Apalagi, pesan itu menyampaikan aksi Petrus bakal terjadi mulai malam nanti pada pukul 22.00 WIB hingga 10 September 2025.
Oleh karena itu, abast berharap agar warga tidak menanggapi pesan berantai tersebut secara berlebihan. "Kami mengimbau agar masyarakat tidak menanggapi atau menyebarkan pesan itu secara emosional," ujarnya.
Abast juga mengingatkan agar warga senantiasi melakukan verifikasi terhadap segala informasi yang belum jelas kebenaranya sebelum melakukan tindakan.
Verifikasi dapat dilakukan melalui saluran resm Polri, pemerintah daerah, atau pihak pihak kampus terkait.
"Demi keselamatan, tetap tenang. Prioritaskan keamanan keluarga dan laporkan konten atau ancaman serupa kepada kami, kepolisian atau melalui layanan pengaduan resmi agar ditindaklanjuti," pungkasnya.
