Logo

Pembelajaran Daring Akibat Banjir, Disdik Lamongan: Belum Perlu Bantuan Data Internet

Reporter:,Editor:

Selasa, 27 January 2026 05:00 UTC

Pembelajaran Daring Akibat Banjir, Disdik Lamongan: Belum Perlu Bantuan Data Internet

Kepala Disdik Lamongan Shodikin saat ditemui di ruang kerjanya. Foto: foto: Zuditya Saputra

JATIMNET.COM, Lamongan – Aktivitas belajar dan mengajar di beberapa sekolah di Kabupaten Lamongan dilangsungkan secara luring dan daring. Penerapan metode tersebut akibat banjir melanda di beberapa wilayah.

Pemberlakuan aktivitas pembelajaran tersebut diatur dalam surat edaran (SE) yang diterbitkan Dinas Pendidikan (Disdik) Lamongan. SE tersebut juga telah diedarkan kepada masing-masing kepala satuan pendidikan sebagai pedoman dalam menyikapi permasalahan saat banjir melanda.

Salah satu poin dalam SE itu menyebutkan bahwa kepala satuan pendidikan dapat melakukan penyesuaian pelaksanaan pembelajaran.

Teknis pelaksanannya secara daring, luring terbatas, atau bentuk alternatif lainnya. Tentunya, menyesuaikan kondisi dan kemampuan akses peserta didik dengan tetap mengutamakan ketercapaian kompetensi esensial.

Dengan pedoman itu, beberapa sekolah menerapkan kegiatan belajar mengajar (KBM) luring terbatas sejak 8 Januari 2026. Rinciannya, delapan Taman Kanak-kanak (TK), delapan Kelompok Bermain (KB), dan 21 Sekolah Dasar.

BACA: Diguyur Hujan Selama 2 Jam, Sejumlah Jalan di Lamongan Kota Banjir

KBM luring terbatas dilangsungkan di tempat parkir, fasilitas umum, seperti mushola dan gedung Taman Pendidikan Qur’an (TPQ).

Selain itu, ada beberapa sekolah yang menerapkan KBM secara daring. Rinciannya, 11 KB, 10 TK, 1 sekolah Sataun PAUD Sejenis (SPS) dan 4 Sekolah Dasar (SD).

Namun, proses pembelajaran luring dan daring dijalankan, Disdik Kabupaten Lamongan belum memberikan bantuan fasilitas pendukung, seperti kuota internet atau paket data internet.

"Setelah kami cermati, apa perlu dibantu semacam paket data internet? Dari staff saya yang turun, sebagian besar ada yang punya Wifi, anak-anak juga punya handphone gurunya juga punya. Kalau sekedar untuk itu mungkin hari-hari ini belum,"jelas Kepala Disdik Lamongan Shodikin, Selasa, 27 Januari 2026.

Dengan demikian, pihak Disdik belum memberikan bantuan paket data internet dalam waktu dekat. "Jadi, kami belum bantu kaitannya dengan internet," tegasnya.

Keputusan itu juga sudah didiskusikan dengan Pramuka juga juga melakukan kajian lapangan. Hasilnya diketahui, bantuan tersebut belum perlu diberikan.  "Bantuan tersebut belum diperlukan," ucapnya.

Sementara itu, dampak banjir terjadi di wilayah delapan kecamatan yang dilintasi aliran Sungai Bengawan Jero. Titiknya di wilayah Kecamatan Karangbinangun, Kalitengah, Turi, Karanggeneng, Deket, Modo, Laren, dan Glagah.