Senin, 20 July 2026 06:00 UTC

Petugas pemadam kebakaran berusaha menjinakkan api yang membakar gunungan sampah di TPA Benowo, Kota Surabaya, Minggu malam, 19 Juli 2026. Foto: Command Center.
JATIMNET.COM, Surabaya – Proses pemadaman gunungan sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Benowo, Kota Surabaya yang terbakar pada Minggu malam, 19 Juli 2026 membutuhkan waktu cukup lama.
Kepala Bidang Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya M.Rokhim mengatakan bahwa pemadaman berhasil dilakukan dalam waktu sekitar lima jam.
Petugas DPKP yang tiba lokasi kebakaran pada pukul 18.56 menit berhasil memadamkan api pada pukul 23.58 WIB. Durasi tersebut termasuk untuk proses pendinginan hingga lokasi dinyatakan kondusif.
Rokhim mengungkapkan, lamanya proses pemadaman dan pendinginan terkendala banyaknya sampah di lokasi kebakaran pada Blok 1B sisi selatan TPA Benowo, Kelurahan Sumberrejo, Kecamatan Pakal.
Saat petugas datang, ia melanjutkan, kondisi api sudah membesar di areal dengan luas sekitar 900 meter persegi yang terbakar.
"Saat kami datang kondisi api sudah membesar karena memang tumpukan sampah yang membuat api cepat membesar," jelasnya.
Dalam penanganan tersebut, DPKP mengerahkan delapan unit mobil pemadam kebakaran. Selain itu, proses pemadaman diperkuat dengan dukungan 15 unit mobil tangki air milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya serta tujuh alat berat jenis bego.
Pengerahan alat berat diperlukan untuk mengurai tumpukan sampah yang terbakar sehingga air dapat menjangkau titik-titik api yang berada di bagian dalam timbunan.
Setelah api pokok berhasil dipadamkan, petugas masih harus melakukan pembasahan untuk memastikan tidak ada bara api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti kebakaran tersebut belum dipastikan. Petugas dari instansi terkait masih melakukan pendalaman.
Namun demikian, dugaan penyebab karena flare yang dibawa suporter Persebaya Surabaya maupun PSIS Semarang.
Sebab, insiden kebakaran terjadi beberapa saat telah kedua tim sepak bola itu bertanding dalam “Persebaya 99 Anniversary Game” di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT). Adapun lokasi kedua tempat itu tidak terlalu jauh.
Dalam insiden tersebut tidak ada korban jiwa maupun korban luka. Selain DPKP, proses penanganan kebakaran juga melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya, Posko Terpadu, Dinas Lingkungan Hidup, serta unsur terkait lainnya hingga api benar-benar berhasil dipadamkan.
