Logo

Pelayanan Kesehatan Dalam Peringatan Hari Posyandu Nasional Diserbu Warga

Reporter:,Editor:

Kamis, 21 May 2026 03:00 UTC

Pelayanan Kesehatan Dalam Peringatan Hari Posyandu Nasional Diserbu Warga

Suasana para warga di Balai Desa Pranti untuk mengikuti layanan kesehatan terpadu bagi balita, ibu hamil, hingga lansia. Foto: Pemdes Pranti.

JATIMNET.COM, Gresik – Ratusan warga memadati Balai Desa Pranti, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik memadati balai desa setempat, Rabu kemarin, 20 Mei 2026.

Mereka terdiri dari para balita, ibu hamil, hingga lansia. Kehadirannya di balai desa untuk mengikuti layanan kesehatan terpadu.

Pelayanan tersebut diberikan olah para kader posyandu, bidan desa, dan Tim Penggerak PKK Desa Pranti.

Tidak seperti biasaya, kegiatan dalam peringatan Hari Posyandu Nasional itu juga menjadi momentum penguatan layanan kesehatan masyarakat berbasis edukasi dan pencegahan dini.

Pelayanan yang diberikan meliputi pemeriksaan tekanan darah, kolesterol, asam urat, imunisasi, pemberian vitamin, hingga konsultasi gizi dan tumbuh kembang anak.

Kepala Desa Pranti, Hardi menegaskan bahwa peringatan Hari Posyandu Nasional bukan sekadar seremonial. Namun, upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.

“Posyandu bukan hanya tempat timbang badan anak, tetapi juga pusat edukasi kesehatan masyarakat. Warga bisa berkonsultasi langsung terkait gizi, kesehatan ibu dan anak, hingga pencegahan penyakit,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis 21 Mei 2026.

Menurut Hardi, Pemdes Pranti mulai menerapkan transformasi Posyandu berbasis enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan di tingkat desa.

“Kami mengatur peserta menggunakan nomor antrean agar pelayanan lebih nyaman. Lima meja layanan disiapkan dengan dukungan 25 kader dan bidan desa,” katanya.

Ketua TP PKK Desa Pranti, Ny Iswati Hardi, menyebut saat ini terdapat sekitar 150 lansia dan 150 balita aktif dalam pelayanan posyandu desa.

“Transformasi enam SPM menjadi langkah strategis agar layanan kesehatan semakin dekat dan terintegrasi bagi masyarakat,” tuturnya.

Ny Ica, salah seorang warga Dusun Kemorogan merasa terbantu dengan layanan posyandu untuk memantau perkembangan anaknya.

“Saya bisa rutin mengetahui perkembangan berat dan tinggi badan anak, sekaligus konsultasi soal kebutuhan gizinya,” tukasnya.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Desa Pranti berharap kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat dan pemeriksaan kesehatan rutin semakin meningkat. Hal ini demi menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas.