Logo

Nyaris Dibacok Tetangga Pakai Celurit, Warga Tlagah Sampang Lapor Polisi

Reporter:,Editor:

Jumat, 28 August 2026 07:00 UTC

Nyaris Dibacok Tetangga Pakai Celurit, Warga Tlagah Sampang Lapor Polisi

Ilustrasi penganiayaan. Foto: magnific.com

JATIMNET.COM, Sampang – Merasa keselamatannya terancam, Rusli, 53 tahun, warga Desa Tlagah, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, melaporkan dua tetangganya, SW dan SI ke polisi.

Rusli mengaku menjadi korban dugaan penganiayaan hingga nyaris dibacok menggunakan celurit.

“Saya sudah laporan ke kantor polisi. Saya berharap laporan itu bisa segera ditindaklanjuti. Saya merasa keselamatan diri saya sekarang terancam,” ungkap Rusli melalui sambungan telepon, Jumat, 28 Agustus 2026.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Jatimnet.com, peristiwa itu terjadi pada Selasa, 25 Agustus 2026  sekitar pukul 16.30 WIB. Saat itu, Rusli sedang bertamu di rumah Mat Naji yang juga warga Desa Tlagah.

Tiba-tiba, SW datang ke lokasi. Menurut Rusli, SW kemudian membuka masker dan meludahinya. Aksi tersebut berlanjut dengan tamparan dan pukulan ke wajah sebanyak dua kali hingga menyebabkan memar.

Ketegangan semakin memuncak ketika SI datang menyusul sambil membawa sebilah celurit. SI diduga menghunus dan mengayunkan senjata tajam tersebut ke arah Rusli.

Beruntung, Rusli berhasil menghindari sabetan celurit. Mat Naji bersama warga lainnya kemudian melerai aksi tersebut.

Selain dugaan penganiayaan, Rusli juga mengaku mendapat kata-kata kasar dan ancaman pembunuhan dari kedua terlapor.

Kapolsek Banyuates Iptu Siswanto membenarkan adanya laporan dugaan penganiayaan tersebut. Ia mengatakan, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mendalami perkara tersebut.

“Iya benar, korban sudah melapor dan saat ini perkara tersebut masih dalam proses penyelidikan,” kata Siswanto.