Ngawi Ekspor 7 Ton Daun Nilam Ke India

Nd. Nugroho

Rabu, 27 Februari 2019 - 18:19

JATIMNET.COM, Ngawi - Pemerintah Kabupaten Ngawi Mulai mengekspor daun nilam kering ke India, Rabu, 27 Februari 2019.

Sebanyak tujuh ton komoditas dengan nama lain Pogostemon cablin Benth ini secara simbolis diberangkatkan oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elistianto Dardak dari salah satu ruang pertemuan rumah makan di wilayah pusat Kabupaten Ngawi.

Emil menyatakan, daun nilam yang merupakan salah satu bahan pembuat minyak wangi ini dapat dibudidayakan dengan mudah. Di saat pasar ekspor kian terbuka, diharapkan petani mampu memenuhi permintaan pembeli.

BACA JUGA: Bus Pariwisata Tabrak Truk di Ngawi, Dua Tewas

"Pertumbuhannya cepat. Kami salut dengan pengiriman daun nilam ini," kata mantan Bupati Trenggalek ini.

Untuk mendorong pasar ekspor daun nilam, Emil menyatakan, pihak pemprov berupaya meningkatkan pengawasan kualitas. Upaya yang dilakukan dengan menjadikan Bakorwil sebagai gerbang tani untuk membina pelaku usaha bidang ini.

Kegiatannya seperti bidang pembiayaan, pembudidayaan, pengemasan, dan branding.

BACA JUGA: Kunjungi Jawa Timur, Jokowi Mampir Ngopi di Ngawi

"Pembinaan kualitas tidak di ujung ketika barang sudah jadi. Tetapi prosesnya dari hulu ke hilir," ujar Emil.

Pembinaan untuk memenuhi standar kualitas ekspor, seperti dari proses penanaman, pemupukuan, pemanenan, penjemuran hingga uji kualitas.

"Kita (Pemprov Jawa Timur) punya UPT sebagai otoritas keamanan pangan. Keinginan kami bisa dioptimalkan," kata dia.

BACA JUGA: Presiden Nikmati Kuliner Lokal di Rest Area Ngawi-Kertosono

Bupati Ngawi Budi Sulistyono, menuturkan bahwa daun nilam kering yang diekspor berasal dari wilayah Lereng Gunung Lawu seperti Kecamatan Jogorogo dan Ngrambe. Menurut dia, harga per kilogram dari komoditas itu 1,65 US Dolar atau setara dengan Rp 23.142 (kurs 1 US Dolar sebesar Rp 14.026).

"Ekspor masih bersifat uji coba sambil menjajaki pasar," kata Kanang - panggilan akrab Budi Sulistyono.

Jika pasar di luar negeri semakin terbuka, pihak pemkab akan melakukan sosialisasi tentang pemasaran daun nilam. Para petani diharapkan membudidayakannya untuk meningkatkan perekonomian.

Baca Juga

loading...