Mantan Ketua Ansor Panjirejo Meninggal Tertabrak KA Rapih Dhoho

Rochman Arief

Reporter

Rochman Arief

Rabu, 1 Mei 2019 - 23:13

JATIMNET.COM, Tulungagung – Kereta Api Rapih Dhoho menabrak Avanza di perlintasan tanpa palang pintu yang dikelola Desa Rejotangan, Kabupaten Tulungagung, , Rabu 1 Mei 2019 sore. Akibatnya pengemudi Avanza yang diketahui Suhit (43) tewas.

Kecelakaan maut itu terjadi sekitar pukul 17.28 WIB antara kereta api dan Avanza bernomor polisi AG 1068 SC. Kerasnya benturan itu membuat warga sekitar lokasi kejadian dan para pengendara yang melintas mendadak heboh.

BACA JUGA: Pengendara Motor Tewas Ditabrak Kereta Api di Probolinggo

Kerasnya kecelakaan itu bisa dilihat dari kondisi mobil yang terseret hingga 150 meter dari lokasi tabrakan. Bahkan bodi mobil yang ditumpangi Suhit ringsek berat. Sedangkan korban yang mantan Ketua Ranting GP Ansor Desa Panjerejo itu meninggal di tempat kejadian.

Kecelakaan tersebut juga menyebabkan perjalanan KA Rapih Dhoho molor selama beberapa saat, hingga korban dan kendaraan dievakuasi dari jalur kereta api.

“Perjalanan secara umum tidak terganggu,” kata Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun Ixfan Hendri Wintoko.

BACA JUGA: Rel yang Terdampak Banjir di Pasuruan Perlu Perbaikan

Pihak kepolisian yang turun ke lapangan dan memantau langsung lokasi kejadian menduga kecelakaan karena pengendara Avanza salah mengantisipasi datangnya KA Rapih Dhoho saat meluncur dari arah Blitar dengan tujuan Surabaya melalui Kertosono.

Suhit terlihat berusaha menyeberangi perlintasan kereta api tanpa palang pintu. Namun pada saat berada di atas rel itulah mesin mendadak mati.

Nahas, KA Rapih Dhoho sudah berada dari jarak dekat langsung menghantam mobil tersebut hingga terseret sejauh 150 meter. (ant)

Baca Juga

loading...