Logo

KMP Perkasa 05 Mati Mesin di Selat Bali, Penumpang Dievakuasi

Reporter:,Editor:

Minggu, 30 August 2026 01:30 UTC

KMP Perkasa 05 Mati Mesin di Selat Bali, Penumpang Dievakuasi

Para penumpang KMP Perkasa 05 setelah dievakuasi dari tengah Selat ke Pelabuhan Ketapang Banyuwangi akibat kapal yang ditumpangi mengalami mati mesin, Sabtu, 29 Agustus 2026. Foto: Hermawan.

JATIMNET.COM, Banyuwangi - Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Perkasa 05 mengalami mati mesin saat melintas di Selat Bali, Sabtu sore, 29 Agustus 2026. Puluhan penumpang di dalam kapal kemudian dievakuasi ke kapal lain.

Kapal yang berlayar dari Dermaga LCM Gilimanuk menuju Dermaga LCM Ketapang itu mengalami gangguan mesin sekitar pukul 15.30 WIB.

Saat kejadian, KMP Perkasa 05 membawa 38 orang. Rinciannya 25 penumpang, terdiri dari 23 dewasa dan dua anak-anak, serta 13 kru kapal. Kapal juga mengangkut 19 kendaraan logistik, yakni 17 truk dan dua pikap.

Gangguan terjadi di tengah Selat Bali, sekitar 15,48 mil laut dari Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Banyuwangi.

Penumpang kemudian dipindahkan ke KMP Trima Jaya yang kebetulan berlayar di belakang KMP Perkasa 05. Mereka selanjutnya dibawa menuju Pelabuhan ASDP Ketapang.

Kasubsi Operasi dan Siaga Basarnas Banyuwangi Novix Heryadi mengatakan, tim siaga diterjunkan ke Pelabuhan ASDP Ketapang untuk memastikan kondisi seluruh penumpang.

“Kami memastikan seluruh 38 orang di dalam kapal dalam kondisi selamat dan aman. Koordinasi lintas instansi berjalan cepat sehingga proses evakuasi dan penyandaran kapal berjalan lancar,” ujar Novix, Minggu, 30 Agustus 2026.

Setibanya di Ketapang, para penumpang diantar kembali ke Dermaga LCM untuk mengambil kendaraan mereka yang masih berada di KMP Perkasa 05.

Sementara itu, kru kapal melakukan perbaikan terhadap mesin yang mengalami gangguan. Setelah perbaikan selesai, kapal akhirnya bisa melanjutkan pelayaran dan sandar secara mandiri di Dermaga LCM Ketapang sekitar pukul 20.00 WIB.

Penanganan kejadian tersebut melibatkan Basarnas Banyuwangi, Lanal Banyuwangi, Polairud Polresta Banyuwangi, KSOP Tanjung Wangi, Polsek Pelabuhan Ketapang, ASDP Ketapang, BKK Kelas 1 Probolinggo, serta kru KMP Trima Jaya.

Novix memastikan seluruh penumpang dalam kondisi selamat. “Alhamdulillah seluruh penumpang selamat dan kapal berhasil sandar di Pelabuhan LCM Ketapang Banyuwangi,” katanya.