Klopp Ukir Namanya Sejajar Pelatih Top The Kop

Rochman Arief

Minggu, 2 Juni 2019 - 09:29

JATIMNET.COM, Madrid – Keberhasilan Jurgen Klopp mengantar Liverpool merebut gelar Liga Champions menorehkan sejarah. Namanya kini sejajar dengan pelatih-pelatih top Liverpool lainnya yang pernah merebut gelar serupa.

Deretan nama tersebut di antaranya Bill Shankly, Bob Paisley, Joe Fagan dan Rafael Benitez. Pasiley, Fagan, dan Benitez sukses mengantar The Reds memetik Si Kuping Besar atau trofi Liga Champions, sedangkan Pasley merebut gelar UEFA (sekarang Liga Eropa).

Pria asal Jerman itu sekaligus mematahkan mitos yang selama ini melekat padanya. Sejak merebut Piala Jerman pada 2012, gelar Mr Runner-up selalu melekat padanya. Sebab Klopp beberapa kali gagal merebut gelar juara setelah hanya finish di urutan kedua.

Belum hilang ingatan final Liga Champions musim lalu ketika The Kop, julukan Liverpool. dikalahkan Real Madrid, 1-3 di Olympic Stadium, Kiev. Kegagalan Liga Champions lainnya ketika mengantar Borussia Dortmund di urutan kedua setelah kalah dari Bayern Muenchen.

BACA JUGA: Liverpool Rebut Gelar Liga Champions Keenam

Begitu juga dengan kegagalannya mengantar Liverpool merebut Liga Eropa setelah kalah dari Sevilla, final Piala Liga, dan satu Piala Jerman. Enam kali masuk final, baru sekali dia merebut gelar.

Bahkan musim ini Liverpool berada di belakang Manchester City dalam perburuan gelar Liga Primer Inggris. The Reds finish dengan 97 poin atau terpaut satu angka dari tim polesan Pep Guardiola itu.

“Aku berbicara dua hari tentang final piala sial itu,” kata Klopp, seperti dikutip Dailymail.co.uk, 2 Juni 2019.

Dia mengaku, keberhasilan merebut gelar Liga Champions untuk pertama kali membuat hidupnya lebih berarti. Setidaknya dia mampu menjawab keraguan publik tentang kemampuannya memburu gelar.

BACA JUGA: Liverpool dan Spurs Buru Sejarah Baru

Ini adalah gelar perdananya bersama Liverpool sejak didatangkan dari Dortmund pada Oktober 2015. Dia berjanji pada musim keempatnya bakal memberi gelar. Meskipun bukan gelar liga domestik seperti yang dijanjikan, merebut Liga Champions menjadi jamu yang manis di musim keempatnya.

“Malam ini benar-benar emosional, tapi aku jauh lebih tenang daripada yang kukira. Tidak penting bagi saya untuk menyentuh piala. Saya senang melihat anak-anak memilikinya dan melihat beberapa wajah di kerumunan,” urai pelatih 51 tahun itu, seperti dikutip BBC.co.uk.

Liverpool merebut gelar Liga Champions keenamnya setelah manjalani final derby melawan Tottenham Hotspur di Wanda metropolitan, Madrid, 2 Juni 2019. Dua gol penentu kemenangan dicetak Moh Salah menit kedua melalui eksekusi penalti dan tendangan datar Divock Origi menit 87.

Baca Juga

loading...