Logo

Kebakaran Kandang Ayam di Ngoro Mojokerto: Ribuan Ekor Mati, Api Dekati Permukiman

Reporter:,Editor:

Sabtu, 04 April 2026 00:00 UTC

Kebakaran Kandang Ayam di Ngoro Mojokerto: Ribuan Ekor Mati, Api Dekati Permukiman

Petugas berjibaku memadamkan api di kandang ayam yang ada di Dusun Ngetrep, Desa Sedati, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Jumat, 3 April 2026. Foto: Hasan

JATIMNET.COM, Mojokerto – Kebakaran melanda kandang ayam milik warga di Dusun Ngetrep, Desa Sedati, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Jumat malam, 3 April 2026. Insiden ini sempat memicu kepanikan warga karena lokasi kandang berada tidak jauh dari permukiman.

Api dengan cepat membesar dan menghanguskan bangunan kandang berukuran sekitar 20 x 25 meter yang didominasi material kayu. Kobaran api pertama kali terlihat sekitar pukul 19.30 WIB dan dalam waktu singkat langsung meluas.

Komandan Regu Damkar BPBD Kabupaten Mojokerto, Sukamto, mengatakan petugas segera merespons laporan warga terkait kejadian tersebut.

“Kami mendapatkan informasi adanya kebakaran di tempat usaha,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Sabtu pagi, 4 April 2026. 

Ia menyebut kandang ayam yang terbakar merupakan milik warga bernama Muhror dan lokasinya berada di belakang rumah pemilik.

"Material yang terbakar ialah kandang ayam," terangnya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran dari BPBD Mojokerto bersama Damkar NIP ke lokasi kejadian.

“Dua unit Damkar BPBD Mojokerto dan Damkar NIP dikerahkan di lokasi,” tambahnya.

Proses pemadaman melibatkan tidak hanya petugas, tetapi juga relawan dan warga setempat. Mereka bahu-membahu berupaya menjinakkan kobaran api agar tidak merembet ke bangunan lain.

Setelah berlangsung sekitar satu setengah jam, api akhirnya berhasil dipadamkan.

“Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.15 WIB,” pungkasnya.

Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang. Sementara itu, total kerugian akibat peristiwa tersebut juga belum dapat dipastikan.

"Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan petugas," pungkasnya.