Sabtu, 07 February 2026 15:00 UTC

Indonesia harus menjadi runner up AFC Futsal Asian Cup setelah kalah adu penalti dengan juara bertahan Iran do Indonesia Arena, Jakarta, Sabtu malam, 7 Februari 2026. Dok: IG Timnas Futsal
JATIMNET.COM - Timnas futsal Indonesia harus rela jadi runner up dalam AFC Futsal Asian Cup 2026. Di babak final yang digelar di Indonesia Arena, Sabtu malam, 7 Februari 2026, Indonesia kalah dramatis dari Iran juara bertahan yang sudah 13 kali juara futsal Asia.
Di babak pertama, Iran sempat unggul 1-0 di menit ke-3 melalui Hossein Tayebi. Indonesia terus menerapkan pressing ketat di area lawan sebagaimana ciri khas selama ini. Sesekali melakukan serangan balik cepat.
Upaya itu berhasil dan Indonesia menyamakan skor 1-1 melalui Reza Gunawan di menit ke-7 memanfaatkan bola muntah dari kiper Iran yang menahan tendangan Dewa Rizki.
Gol ini membuat para pemain tersentak dan semakin gencar melakukan pressing. Selang semenit, Indonesia membalikkan keadaan menjadi 2-1 melalui gol Israr Megantara di menit ke-8.
Bahkan Israr kembali menambah gol di menit ke-9 membuat Indonesia unggul 3-1.
Di menit ke-18, Iran memperkecil ketinggalan jadi 3-2 melalui gol Ahmad Karimi di menit ke-18.
Di babak kedua, Iran berhasil menyamakan kedudukan jadi 3-3 melalui tendangan bebas Saeid Ahmad Abbasi di menit ke-23.
Selang semenit, Indonesia Kembali unggul 4-3 melalui Samuel Eko di menit ke-24.
Waktu kurang 3 menit berakhir, Iran menerapkan power play dan berhasil menyamakan kedudukan jadi 4-4 melalui Mahdi Karimi di menit ke-37.
Skor imbang 4-4 berakhir hingga babak kedua usai dan pertandingan dilanjutkan extra time 5 menit dikali dua.
Di babak pertama waktu tambangan, skor tetap 4-4. Di babak kedua waktu tambahan, Indonesia kembali unggul 5-4 melalui di menit ke-49 melalui Israr yang menyambut umpan pojok cepat.
Waktu kurang sekitar 1,5 menit, Iran Kembali membobol gawang Indonesia di menit 49 melalui Salar Aghapour dan skor 5-5 hingga babak kedua extra time usai.
Untuk menentukan juara, dilanjutkan adu penalti. Indonesia memasang Nizar sebagai penjaga gawang yang sudah bermain sebelum adu penalti.
Dari lima penendang Indonesia dan Iran di tahap pertama adu penalti, sama-sama gagal satu kali.
Adu penalti dilanutkan dengan sistem sudden death. Israr yang menciptakan hattrick dan menjadi penendang keenam gagal mengeksekusi penalti.
Sedangkan penendang keenam Iran berhasil melesakkan gol sehingga otomatis jadi juara futsal Asia untuk ke-14 kalinya.
Meski kalah, ini capaian luar biasa Indonesia dan baru pertama kali lolos final. Di semi final, Indonesia di bawah pelatih Hector Souto juga harus susah payah mengalahkan Jepang dengan skor 5-3
