Rabu, 30 September 2026 06:04 UTC

Edukasi mitigasi pencegahan kebakaran yang dilaksanakan oleh PT Pertamina Patra Niaga didukung oleh PT Pertamina Rosneft Pengolahan dan Petrokimia (PRPP) di MA Manbail Futuh Selasa 29 September 2026. Foto: PRPP untuk Jatimnet
JATIMNET.COM, Tuban – PT Pertamina Patra Niaga (PPN) melalui tim Early Work Project GRR Tuban terus mendorong kesadaran generasi muda terhadap pentingnya keselamatan dan kesiapsiagaan menghadapi kebakaran. Upaya tersebut dilakukan melalui program GRR Tuban Goes to School 2026 di Madrasah Aliyah (MA) Manbail Futuh, Desa Beji, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Selasa, 29 September 2026.
Dalam kegiatan yang mendapat dukungan PRPP tersebut, siswa mendapatkan edukasi mengenai potensi bahaya kebakaran, langkah pencegahan, hingga cara menghadapi kebakaran ringan. Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Tuban turut hadir sebagai narasumber.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat budaya keselamatan sejak usia sekolah. Edukasi tersebut dinilai penting karena berbagai kebakaran di kawasan permukiman maupun lingkungan sekitar masih kerap dipicu aktivitas manusia, mulai dari kegiatan memasak, merokok, penggunaan peralatan listrik, hingga kelalaian lainnya.
Risiko kebakaran juga dapat meningkat ketika memasuki musim kemarau. Kondisi lingkungan yang lebih kering, suhu yang lebih tinggi, serta rendahnya kelembapan udara membuat potensi api lebih mudah berkembang.
Kepala MA Manbail Futuh, Yasin, mengapresiasi pelaksanaan GRR Tuban Goes to School 2026 di sekolahnya. Ia menilai kegiatan tersebut sejalan dengan visi dan misi sekolah dalam mendorong siswa untuk terus belajar dan memperluas pengetahuan.
BACA: RPS Bekali Puluhan Pelajar Tuban Hadapi Disrupsi Informasi
“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada PPN atas kegiatan yang dilaksanakan di sekolah kami. Kegiatan ini menjadi kesempatan yang baik bagi para siswa untuk menimba ilmu. Anak-anak tidak hanya perlu memiliki pengetahuan akademik, tetapi juga berbagai keterampilan yang dapat bermanfaat ketika mereka terjun ke masyarakat dan mengambil peran di berbagai bidang,” ujar Yasin.
Sementara itu, Pjs. Senior Project Manager Early Work GRR Tuban PT PPN, Febrian Dwi Prastyo, mengatakan edukasi mengenai keselamatan perlu diberikan kepada generasi muda agar mereka memiliki pemahaman dan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran.
“Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan edukasi dan pemahaman kepada para siswa mengenai pentingnya keselamatan, termasuk kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran. Kami berharap pengetahuan yang diperoleh dapat menjadi bekal yang bermanfaat bagi mereka maupun lingkungan sekitarnya,” ujar Febri, panggilan akrabnya.
Menurut Febri, generasi muda juga memiliki peran penting dalam menyebarluaskan budaya keselamatan. Pengetahuan yang mereka peroleh di sekolah diharapkan dapat diterapkan sekaligus dibagikan kepada keluarga dan masyarakat di lingkungan masing-masing.
Dalam pelaksanaannya, narasumber dari Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Tuban tidak hanya menyampaikan materi di dalam kelas. Para siswa juga mendapat kesempatan melakukan praktik pemadaman kebakaran ringan menggunakan bahan yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar.
Siswa MA Manbail Futuh mengikuti praktik pemadaman kebakaran ringan dalam kegiatan GRR Tuban Goes to School 2026 di Tuban, Selasa, 29 September 2026. Foto: PRPP untuk Jatimnet
Praktik tersebut memberikan pengalaman langsung kepada peserta mengenai langkah yang dapat dilakukan ketika menghadapi kebakaran ringan. Dengan demikian, siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mengetahui tindakan awal yang dapat dilakukan secara tepat dan aman.
Program GRR Tuban Goes to School sendiri telah berlangsung sejak 2023 dan menjadi agenda tahunan tim Early Work Project GRR Tuban. Hingga 2026, program tersebut telah menjangkau 1.690 siswa dari 12 sekolah menengah di Kabupaten Tuban.
Melalui pelaksanaan program tersebut, perusahaan berharap semakin banyak generasi muda yang memiliki kesadaran terhadap keselamatan dan mampu menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing.
