David Priyasidharta

Jumat, 22 Maret 2019 - 13:00

JATIMNET.COM, Jakarta - Ezra Walian gagal bermain untuk Timnas Indonesia di ajang kualifikasi Piala AFC U-23 di Vietnam pada 22-26 Maret 2019. Ini karena pemain berusia 22 tahun ini sebelumnya pernah tercatat memperkuat tim nasional Belanda pada kompetisi resmi UEFA.  

PSSI menghormati keputusan FIFA yang melarang Ezra tampil di membela timnas di ajang kualifikasi ini. “PSSI menghormati keputusan FIFA. Namun, kita masih punya peluang untuk challenge terkait status Ezra,” kata Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria dalam laman PSSI, Jumat 22 Maret 2019.

Dalam kasus Ezra di Piala AFC U-23, AFC mengetahui bahwa Ezra adalah pemain naturalisasi. Untuk itu, AFC meminta dokumen pendukung berupa sumpah kewarganegaraan, decree president, dan sebagainya.

BACA JUGA: Timnas U-23 Siap Tempur Lawan Thailand

PSSI sudah mengirim dokumen tersebut tepat waktu. Setelah itu, AFC meminta agar PSSI mengirimkan surat dari Federasi sepak bola Belanda (KNVB) yang mengklarifikasi bahwa Ezra belum pernah bermain di timnas Belanda.

KNVB merespons yang di dalamnya ternyata mencantumkan bahwa Ezra pernah bermain di timnas U17 Belanda pada ajang Piala Eropa tahun 2013 lalu. Atas dasar tersebut maka, diketahui bahwa Ezra sebelumnya pernah bermain di timnas pada kompetisi resmi sebelum ia mengajukan naturalisasi.

BACA JUGA: PSSI Dapatkan Hak Siar Laga Timnas U23

Terkait dengan ini, AFC meminta PSSI untuk mendapat persetujuan dari FIFA. PSSI pun telah mengirimkan dokumen yang dibutuhkan oleh FIFA (sumpah, decree, pernyataan dari ezra, passport Belanda, passport indonesia - versi Inggris dan Bahasa).

Setelah di review FIFA tetap pada peraturannya bahwa Ezra tidak dapat berpindah asosiasi karena pernah bermain di kompetisi Resmi sebelum naturalisasi.

Pada SEA Games 2017 lalu, Ezra bisa bermain untuk Indonesia, itu karena SEA Games tidak berada langsung dibawah yuridiksi AFC dan FIFA dan punya regulasi sendiri.

Baca Juga

loading...