Diduga Temukan Situs Purbakala, Pembangunan Jalan Tol Pandaan-Malang Dihentikan

Anang Zakaria
Anang Zakaria

Rabu, 13 Maret 2019 - 22:27

JATIMNET.COM, Surabaya – PT Jasa Marga menghentikan sementara pembangunan Jalan Tol Pandaan-Malang pada titik KM 37+700 di Desa Sekarpuro, Madyopuro Kabupaten Malang, karena ada temuan yang diduga situs purbakala.

Direktur Utama PT Jasa Marga Pandaan-Malang Agus Purnomo mengatakan temuan itu dilaporkan pekerja di sekitar lokasi pembangunan pada Rabu 6 Maret 2019. Bentuknya tumpukan bata merah di kedalaman satu meter dari permukaan tanah.

Sehingga, “Pekerjaan di lokasi kami hentikan sementara dan sudah diamankan dengan garis polisi,” katanya melalui pernyataan tertulis, Rabu 13 Maret 2019.

BACA JUGA: Jasa Marga Tutup Sementara Jalan Tol Ngawi-Kertosono

Ia mengatakan belum dapat memastikan batas waktu penghentiaan sementara itu. Yang jelas, kini Jasa Marga berkoordinasi dengan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) dan Balai Pelestarian Cagar Budaya untuk menindaklanjuti temuan itu.

Lokasi temuan berada di area Right of Way (ROW), bukan di jalur utama jalan tol. “(Jadi) sekitar 15 meter dari main road," kata Agus.

Meski di lokasi temuan proses pembangunan dihentikan sementara, pengerjaan di bagian lain terus berlangsung. Sehingga proses pembangunan jalan tol Pandaan-Malang secara keseluruhan tak terganggu.

BACA JUGA: Dishub Jatim Mulai Petakan Titik Rawan Jalan Tol

Agus mengatakan pembangunan masih berlangsung sesuai target, yakni triwulan I tahun 2019.

Hingga 17 Februari 2019 pembebasan lahan jalan Tol Pandaan-Malang telah mencapai 99,45 persen. Sedangkan pengerjaan jalan tol sepanjang 38,488 km tersebut telah mencapai 85,21 persen.

Rencananya, Jalan Tol Pandaan-Malang akan terbagi atas lima seksi, yakni Seksi 1 (Pandaan-Purwodadi), Seksi 2 (Purwodadi-Lawang), Seksi 3 (Lawang-Pakis 1), Seksi 4 (Pakis 1-Pakis 2), dan Pakis 2-Malang (Seksi 5). (ant)

Baca Juga

loading...