Diduga Cemburu, Pasutri Tewas di Kamar Kontrakan

M. Khaesar Januar Utomo

Minggu, 9 Juni 2019 - 18:18

JATIMNET.COM, Surabaya – Pasangan suami istri (Pasutri) Sumardi (56) dan Romiyah (55) ditemukan tewas di dalam kamar kosnya di Jalan Kupang Gunung Timur, Surabaya.

Sumardi ditemukan tewas gantung diri dalam posisi berlutut, sedangkan kondisi istrinya tergeletak di lantai di dalam kamar. Keduanya ditemukan tewas pada Minggu 9 Juni 2019 pagi.

Kepala Kepolisian Sektor Sawahan, AKP Eko Sudarmanto menyebut berdasar olah tempat kejadian perkara (TKP) ditemukan buku yang ditulis pihak suami. Kesimpuan dari temuan buku tersebut diduga aksi bunuh diri ini dilandasi api asmara atau cemburu yang berujung pertengkaran.

BACA JUGA: Cekcok Motif Aksi Perempuan Bakar Diri

“Kami menemukan catatan di dalam buku, batu kemudian kondisi Romiyah yang tertimbun bantal dengan luka robek di bagian kepala,” kata Eko.

Isi dari catatan yang diduga ditulis suami adalah, Aku mbok kongkong nang Mojokerto, awakmu ndek Suroboyo gendaan. Dari pada aku mbok gae loro ati, lebih baik awakmu mati, aku yo mati.

“Aku kamu suruh ke Mojokerto, kamu pacaran. Dari pada aku sakit hati, lebih baik kamu mati, aku juga mati,” tulisan yang ditemukan di dalam buku.

BACA JUGA: Korban Bakar Diri Dirawat di RSAL Surabaya

Dugaan sementara, sebelum pembunuhan dan bunuh diri ini terjadi pertengkaran kedua pihak. Hal itu dikuatkan dengan keterangan tetangga yang kerap mendengar pasutri tersebut bertengkar di dalam kamar.

“Tetangga bilang, keduanya sering cekcok, korban sering dipukul. Keterangan lain, suaminya pernah mengancam akan membunuh istrinya,” kata Eko.

Kesimpulan pihak suami membunuh istrinya, kemudian gantung diri, Eko enggan berkomentar. Pasalnya, saat ini pihak Polsek Sawahan tengah menunggu hasil penyidikan Inavis atas kejadian tersebut.

“Untuk sementara mengacu laporan pada penemuan mayat gantung diri dulu. Saya belum berani menyimpulkan. Sebaiknya tunggu hasil inavis,” tandasnya.

Baca Juga

loading...