Logo

Di Usia ke-60 Tahun, Bos Cat Avian Luncurkan Buku

"Trilogy ofInspirations Hermanto Tanoko Richer Mindset"
Reporter:

Sabtu, 03 December 2022 01:00 UTC

Di Usia ke-60 Tahun, Bos Cat Avian Luncurkan Buku

Di Perayaan ulang tahun Hermanto Tanoko ke-60 tahun ini menjadi hal yang sangat istimewa. Hermanto Tanoko meluncurkan buku "Trilogy ofInspirations Hermanto Tanoko Richer Mindset", Jumat 1 Desember 2022.

JATIMNET.COM, Surabaya - Di Perayaan ulang tahun Hermanto Tanoko ke-60 tahun ini menjadi hal yang sangat istimewa. Hermanto Tanoko meluncurkan buku "Trilogy ofInspirations Hermanto Tanoko Richer Mindset", Jumat 1 Desember 2022.

Peluncuran buku yang dilakukan di salah satu hotel, kawasan Kota Surabaya Barat itu banyak menceritakan tentang kehidupannya, dari semasa kecil hingga menjadi Herman Tanoko yang sekarang ini.

"Buku ini terdiri dari 3 bagian, buku pertama, "The Boy", menceritakan tentang memori masa kecil seorang Hermanto Tanoko ketika pertama kali mengenal dunia bisnis," katanya, Jumat 1 Desember 2022. 

Untuk buku kedua ini berjudul "The Man", berisi tentang transformasi seorang Hermanto Tanoko yang membawa nilai-nilai mulia yang ditanamkan oleh kedua orang tuanya dari kecil hingga beranjak dewasa. 

Kemudian untuk yang terakhir, buku ketiga ini adalah "The Entrepreneur". Dimana bukunya lebih banyak menceritakan sepak terjang seorang Hermanto Tanoko dalam menggeluti dunia bisnis dengan berbagai macam lini bisnis yang telah dijalankannya. 

"Konsep trilogy dibuat sebagai inovasi untuk memberikan pengalaman membaca yang menyenangkan kepada semua generasi dari berbagai kategori umur," ujarnya.

Acara bertajuk "60 Years of Realizing Dreams Hermanto Tanoko RicherMindset, A Legacy Well Written" ini mengusung tema futuristik. Konsep futuristik inimerupakan simbol seorang Hermanto Tanoko yang dikenal sebagai seorang yang visioner.

Di sela peluncuran, Herman Tanoko juga menceritakan secara singkat mengenai dirinya dari kecil hingga sukses menjadi seorang pengusahan pemilik pabrik cat terbesar yakni Avian. Dimanana dirinya semasa kecil lebih banyak diajak orang tuanya membantu berdagang, saat itu tinggal di sekitar Gunung Kawi, Malang Selatan.

Di masa kecil itu, orang tuanya berjualan polowijo. Namun, seiring berjalannya waktu di tahun 78 masuk di dunia industri cat. "Semasa kecil saya itu sebenarnya nanti besar menjadi dokter," ucapnya.

Alasan ingin menjadi dokter, lanjut Hermanto Tanoko, karena bisa membantu banyak orang. Apalagi keluarganya dari keluarga orang tidak mampu, karena tinggal di sekitar desa wilayah dekat dengan pegunungan, yakni Gunung Kawi.

Namun, dengan seiring berjalannya waktu, makin tumbuh dewasa, melihat banyak keluarga yang sukses di dunia usaha. Ia pun akhirnya beralih ingin menjadi seorang pengusaha.

"Saya dulu itu saat kecil sering berkelahi, setiap ketemu anak-anak langsung saya pukul, iya seperti jagoan gitu. Tapi, itu masa kecil. Dan setelah melihat itulah saya ingin menjadi seorang dokter. Ternyata, saya justru menjadi seorang pengusaha, karena melihat banyak keluarga yang suskses di dunia usaha," ujarnya.

Hermanto Tanoko juga mengungkapkan, tiga buku yang diluncurkan itu dari masa kecil hingga menjadi sukses. Bahkan di buku ketiga juga banyak menjelaskan ataupun menerangkan mengenai kunci atau tips sukses menjadi seorang pengusaha. "Di buku ketiga ini banyak menceritakan dan menjelaskan mengenai seorang Entrepreneur," ujarnya