Minggu, 20 October 2024 09:00 UTC

Warga mencari ikan di aliran sungai Sadar di Desa Tinggar Buntut, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, setelah dam dibuka, Minggu sore, 20 Oktober 2024. Foto: Hasan
JATIMNET.COM, Mojokerto – Puluhan warga terdiri dari remaja hingga orang tua mendatangi aliran sungai Sadar di Desa Tinggar Buntut, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, untuk mencari ikan yang dalam kondisi mabuk akibat salah satu dam atau bendung dibuka, Minggu sore, 20 Oktober 2024.
Fenomena ikan mabuk ini diistilahkan warga dengan munggut. Ribuan ikan yang berada di aliran sungai ini dalam keadaan lemas sehingga mudah ditangkap dengan jaring maupun tangan kosong.
Sejak siang sekitar pukul 13.00 WIB, beberapa warga sudah menyiapkan peralatan seperti jaring maupun kerambah yang dibawa dari rumah.
BACA: Persiapan Musim Tanam 2024-2025, Pemkab Banyuwangi Keringkan Sejumlah Dam Besar
Salah satu pencari ikan, Khoirul Anam, mengatakan hanya dengan menggunakan tangan kosong, ia bersama teman-temannya menangkap ikan di tepi sungai yang kedalamannya hanya 50 sentimeter.
"Carinya pakai tangan aja, ikannya sembunyi dalam tanaman," katanya.
Ia menjelaskan debit air sungai tersebut berkurang setelah salah satu dam yang ada di sebelah barat dibuka, sehingga gelontoran ikan terutama mujaer melimpah.
"Itu khan ada damnya dibuka, jadi ikannya ke sini semua," katanya.
Dibukanya dam ini merupakan mekanisme rutin yang dilakukan instansi terkait pada musim kemarau menjelang musim hujan untuk menguras atau mengurangi sedimentasi dam.
BACA: BPBD dan Warga Potong Pohon yang Menutup Aliran Dam di Mojokerto
Hanya berbekal tangan kosong dan kantong plastik, dalam waktu sekitar 2 jam, ia berhasil menangkap ikan mujaer hingga beberapa kilogram.
"Ini dapat sekitar 3 kiloan lebih, dikasihkan (diberikan) tetangga," katanya.
Senada dengan Anam, warga setempat, Sadi, juga memanfaatkan momen itu dengan menangkap ikan menggunakan jaring.
"Ikannya munggut dapat 3 kilo, dimasak di rumah buat keluarga, senang cari ikan jadi enggak perlu belanja, pengiritan," katanya.
