Kamis, 08 October 2026 05:00 UTC
Persebaya siap mengarungi kompetisi League Cup 2026, Kamis, 8 Oktober 2026. Foto: Januar.
JATIMNET.COM, Surabaya — Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares menargetkan timnya meraih kemenangan dalam dua pertandingan fase grup League Cup 2026 sekaligus memastikan tiket ke babak selanjutnya.
Persebaya tergabung di Grup G Wilayah Timur bersama PSBS Biak dan Kendal Tornado FC. League Cup dijadwalkan mulai bergulir pada 3 November 2026 dan menjadi turnamen pendamping kompetisi kasta utama dan kedua sepak bola Indonesia.
Bernardo mengatakan dua pertandingan tersebut tidak akan mudah karena kedua calon lawan Persebaya memiliki motivasi tinggi untuk menghadapi tim berjuluk Bajol Ijo tersebut.
"Kami akan bertanding melawan PSBS Biak, tim yang berada di Super League musim lalu, dan melawan Kendal Tornado FC, yang sedang berjuang untuk promosi ke Super League," kata Bernardo, Kamis, 8 Oktober 2026.
Menurut dia, status PSBS Biak sebagai tim yang sebelumnya tampil di kasta tertinggi serta ambisi Kendal Tornado FC untuk promosi membuat kedua pertandingan Persebaya di Grup G menjadi tantangan menarik.
"Kami harus menghormati lawan kami dan berusaha memberikan yang terbaik di kedua pertandingan tersebut, dengan tujuan untuk meraih kemenangan," ujarnya.
Bernardo menegaskan target utama Persebaya di League Cup adalah memenangkan dua pertandingan yang dijalani pada fase grup sehingga dapat melanjutkan kiprah ke babak berikutnya.
"Target Persebaya di League Cup adalah berusaha memenangkan dua pertandingan berikutnya dan lolos ke babak selanjutnya," kata pelatih asal Portugal tersebut.
Selain mengejar prestasi, Bernardo melihat League Cup sebagai kesempatan bagi Persebaya untuk memberikan pengalaman kepada pemain muda dari Elite Pro Academy (EPA).
Menurut dia, sejumlah pemain muda EPA sudah rutin mendapatkan kesempatan berlatih bersama skuad senior sepanjang musim. Kehadiran mereka di tim utama juga menjadi bagian dari proses pembinaan pemain muda Persebaya.
"League Cup juga bisa menjadi kesempatan bagi para pemain muda EPA untuk menimba pengalaman bersama tim senior," katanya.
Peluang pemain muda untuk tampil semakin terbuka karena regulasi League Cup hanya memperbolehkan maksimal tiga pemain asing bermain. Kondisi tersebut dinilai dapat memberikan ruang bagi pemain akademi untuk membuktikan kemampuan mereka.
"Dengan aturan kompetisi yang hanya mengizinkan tiga pemain asing untuk bermain, hal ini dapat memberikan kesempatan bagi para pemain dari Akademi kami, jika mereka mampu membuktikan bahwa mereka pantas mendapatkan kesempatan tersebut," ujar Bernardo.
League Cup merupakan turnamen baru yang disiapkan PSSI dan I.League untuk menghidupkan kembali kompetisi antarklub di luar liga. Turnamen tersebut sekaligus menjadi penerus Piala Indonesia yang terakhir kali digelar pada 2019.
Berbeda dengan Piala Indonesia yang sebelumnya melibatkan klub dari berbagai strata, peserta League Cup dibatasi pada klub peserta Super League dan Championship. Karena itu, PSSI dan I.League memilih menggunakan nama League Cup sebagai branding baru turnamen tersebut.
Bagi Persebaya, persaingan di Grup G menjadi kesempatan untuk menjaga target kompetitif sekaligus memberikan jam terbang kepada pemain muda. Bernardo pun menegaskan timnya tetap akan menghormati setiap lawan dan memburu kemenangan demi lolos ke fase berikutnya.
