Begini Peta Pertarungan RI 1 di Jatim Versi TKD

A. Baehaqi

Reporter

A. Baehaqi

Sabtu, 13 April 2019 - 03:59

begini-peta-pertarungan-ri-1-di-jatim-versi-tkd

Ilustrator: Gilas Audi

JATIMNET.COM, Surabaya - Tim Kampanye Daerah (TKD) Jawa Timur yakin pertarungan di Madura sudah selesai. Tim meyakini tiga bupati dari empat kabupaten di Madura memberikan dampak pada suara Pasangan Calon (Paslon) Capres dan Cawapres Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

"Kami punya keyakinan Madura menang tipis. Teman-teman koalisi yang jadi kepala daerah akan membalikkan suara," ujar Wakil Sekretaris TKD Jokowi-Ma’ruf Amin Jawa Timur, Sri Untari Bisowarno melalui selulernya, Sabtu 13 April 2019.

Madura menjadi perhatian masing-masing tim pemenangan capres cawapres di Jawa Timur. Pemilu 2014, suara Prabowo yang ketika itu menggandeng Hatta Rajasa menang telak atas Joko Widodo-Jusuf Kalla. Pulau garam jadi basis suara kuat Prabowo.

BACA JUGA: PDIP Gaet Milenial di Hari Terakhir Kampanye

Untari yakin kondisi itu sudah berbalik. Suara Prabowo di Madura tidak seperti dahulu. Faktornya, tiga kepala daerah diusung partai koalisi.

Ada Bupati Sumenep Busyro Karim yang juga Ketua DPC PKB Sumenep, kemudian Bupati Sampang Badrut Tamam merangkap Sekretaris DPW PKB Jawa Timur, dan Bupati Pamekasan Selamet Junaidi yang didukung PKB, PPP serta Partai Golkar.

Ketiganya akan membawa dampak membalikkan suara Madura. "Kalau selisihnya berapa, kita lihat saja nanti. Kita lihat 20 April 2019 pagi seperti apa," ungkapnya.

Politisi yang juga Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim itu mengaku belum menerima hasil pasti angka survei internal. Ia memilih mamunggu hasil hitung setelah coblosan.

BACA JUGA: Hujan, Jokowi Tak Dicegat Banyak Warga Saat di Ngawi

"Madura ini kan unik. Kita tidak bisa lihat sekarang. Tapi saya yakin menang tipis. Masyarakat sudah ngerti siapa yang harus dicoblos," bebernya.

Keunggulan tipis juga optimis diraih TKD Jawa Timur di wilayah kultural Tapal Kuda, yakni Pasuruan, Probolinggo, Situbondo, dan Bondowoso. Sejak awal masa kampanye daerah Jatim bagian timur tersebut telah dikuasai Jokowi-Ma'ruf Amin.

Meski tidak menang telak, tetapi cukup mampu membawa suara kemenangan. "Tipis Madura dan Tapal Kuda, yang tinggi itu Mataraman dan Arek," ungkapnya.

Wilayah Arek yang meliputi Surabaya, Mojokerto, Gresik, dan Malang Raya disebut Untari sudah sangat tinggi. Basis suara Paslon nomor urut 01 berada di kawasan ini.

BACA JUGA: Surya Paloh Ajak Warga Magetan Menangkan Jokowi

Begitupun dengan Mataraman, suara Joko Widodo-Ma'ruf Amin diprediksi menang telak atas Prabowo-Sandi. "Termasuk Pacitan dan Ponorogo, kita ada mantan gubernur Jatim yang sangat kuat di sana. Basis suaranya bisa bergerak ke arah Pak Jokowi," tuturnya.

Politisi yang juga menjabat Ketua Fraksi PDI Perjuangan di DPRD Jawa Timur itu optimis raihan suara Joko Widodo-Ma'ruf Amin mampu menyentuh 60 persen.

Kendati belum sesuai target yang dipatok, 70 persen, tetapi angka tersebut sudah sangat tepat. "Pemilu 2014 kita kalah di 14 kabupaten/kota. Pemilu kali ini semua daerah itu sudah berbalik ke arah kita," tandasnya.

Baca Juga