Banjir di Pasuruan Melanda Sebelas Wilayah

Hari Istiawan

Senin, 29 April 2019 - 19:15

JATIMNET.COM, Pasuruan - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan Jawa Timur menyatakan sebanyak 11 wilayah terendam banjir dengan ketinggian bervariasi antara 30-150 sentimeter.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan Jawa Timur, Bakti Jati Permana di Pasuruan, Senin mengatakan, sebelas wilayah yang terdampak banjir meliputi:

BACA JUGA: Banjir Pasuruan Sebabkan Perjalanan KA Surabaya-Banyuwangi Terganggu

1. Kecamatan Gondang Wetan Desa Karang Pandan, ketinggian air 50 - 75 centimeter.

2. Kecamatan Kraton, Desa Tambak Rejo, ketinggian air 100 - 150 centimeter.

3. Kecamatan Pohjentrek, Desa Sukorejo, ketinggian air 100 - 150 centimeter.

4. Kecamatan Kraton, Desa Sidogiri, ketinggian 80 - 100 centimeter, Dusun Semare dan Dusun Bandungan, ketinggian sekitar 40-50 centimeter.

BACA JUGA: Perjalanan KA Terhenti di Pasuruan

5. Kecamatan grati, Desa Kedawung Kulon, Dusun Kebruan, ketinggian air 50 - 70 centimeter.

6. Kecamatan Nguling, Desa Nguling, Dusun Gunungan, ketinggian air 30 - 60 centimeter.

7. Kecamatan Nguling, Desa Mlaten, Dusun pesisir dan Dusun Kaliboni ketinggan air 30 - 60 centimeter.

8. Jalur Pantura Kraton ketinggian sekitar 40-50 centimeter.

9. Luapan banjir di Kecamatan Beji, Desa Kedungringin ketinggian sekitar 30 centimeter.

10. Banjir luapan di Kecamatan Winongan, Desa Winongan lor, Desa Winongan Kidul, Desa Bandaran dan Desa Prodo, ketinggian sekitar 30-50 centimeter.

11. Banjir luapan di Kecamatan Bangil Desa Masangan, ketinggian sekitar 30-70 centimeter serta Kel. Kalianyar, Tambakan, sekitar 50 centimeter.

BACA JUGA: BMKG Nyatakan Wilayah Pasuruan Masih Berpotensi Hujan Deras

"Selain itu, juga terjadi longsor di kawasan Desa Ngadiwono dan Baledono, Kecamatan Tosari yang sempat menutup jalur transportasi di wilayah setempat," kata Bakti Jati Permana.

Ia mengatakan, salah satu penyebab banjir tersebut akibat meluapnya aliran sungai di wilayah setempat seperi Sungai Welang, Kedunglarangan, Rejoso, Petung.

"Kami terus berusaha untuk membantu warga yang berdampak supaya mengungsi di tempat yang aman," katanya.(ant)

Baca Juga

loading...