Balihonya Pampang Paslon 01, Caleg Demokrat Ponorogo Ditegur Partai

Gayuh Satria Wicaksono

Jumat, 5 April 2019 - 14:35

JATIMNET.COM, Ponorogo – Caleg DPRD Kabupaten Ponorogo asal Partai Demokrat ditegur partainya, setelah memasang balliho berisikan foto Pasangan Calon Presiden dan Wakil 01, Joko Widodo – Ma’ruf Amin.

Teguran diberikan, lantaran pemasangan baliho dianggap tak sesuai etika, dan tanpa izin dari Partai Demokrat.

Adalah Neni Eviliana (38), caleg yang maju dalam bursa DPRD Kabupaten Ponorogo dari Dapil 3 yang meliputi wilayah Kecamatan Sooko, Ngebel, Sawoo, Pulung dan Pudak.

Neni memasang total 3 baliho, di Kecamatan Sawoo, Pulung dan Ngebel. Poster bergambar berukuran 3 X 2 meter tersebut berisi dukungan terhadap Paslon 01, serta nomor urut Partai Demokrat beserta calegnya.

BACA JUGA: Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief Ditangkap

"Karena pilihan presiden ini urusan hati ya, saya mendukung paslon 01," kata Neni saat ditemui di rumahnya, Jalan Tangkuban Perahu, Jumat 5 April 2019.

Menurutnya, pembuatan dan pemasangan baliho itu dilakukan oleh relawan paslon 01.

Namun Neni mengakui memberikan izin terkait isi dan pemasangan baliho kontroversial tersebut. "Baru 2 hari terpasang, saya langsung ditegur partai," terangnya.

Bentuk tegurannya, lanjut Neni, untuk segera mencopot baliho dan tidak boleh memasang kembali, karena bisa menimbulkan polemik.

BACA JUGA: Pemuda Demokrat Indonesia Dukung Jokowi-Ma'ruf

Terlebih, Neni juga dianggap membelot dan tidak sesuai dengan aturan partai. "Saya siap menerima konsekuensi dan sanksinya, ini sudah risiko saya," jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris DPC Demokrat Ponorogo Edi Iswahyudi menuturkan pihaknya tidak akan memberikan sanksi terhadap Neni dikarenakan ini baru pertama kali terjadi dan yang bersangkutan juga sudah mengakui kedalahannya. 

"Jadi cuma mengingatkan untuk segera mencopot dan tidak boleh dipasang kembali," tuturnya.

Menurutnya, apa yang dilakukan Neni tidak mencerminkan etika yang bagus. Pasalnya, tidak sesuai dengan aturan partai dan dalam pemasangan baliho tanpa izin terhadap partai. 

BACA JUGA: BPP Yakin Demokrat Jatim Tetap Menangkan Prabowo-Sandi

"Harusnya hari ini sudah dicopot ya biar tidak membuat heboh didalam partai Demokrat," imbuhnya.

Disaat bersamaan ketua BPN Ponorogo Prabowo-Sandi Supriyanto mengaku ini hanya sebagai ujian dan saat ini pilpres bukan semata hanya digerakkan oleh parpol.

Ia yakin dengan keadaan yang ada di Ponorogo saat ini bisa menargetkan 60 persen suara. 

“Saya yakin pilpres ini dituntun dan dibimbing oleh takdir Allah, semua caleg punya kepentingan untuk menyelamatkan dirinya sendiri,” pungkasnya. 

Baca Juga

loading...