Logo

Aksesoris Patung Kuda Banyak Diburu Menjelang Imlek 2577 Konzili

Reporter:,Editor:

Kamis, 29 January 2026 04:00 UTC

Aksesoris Patung Kuda Banyak Diburu Menjelang Imlek 2577 Konzili

Aksesoris Imlek 2026 yang dijual di Pasar Atom Kota Surabaya mulai banyak diburu warga etnis Tionghoa saat menelang Tahun Baru Cina, Kamis, 29 Januari 2026. Foto: Januar.

JATIMNET.COM, Surabaya – Meski hari H Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili jatuh pada pertengahan Februari mendatang, namun nuansa peringatannya sudah bermunculan di Surabaya.

Beberapa tempat perbelanjaan hingga rumah warga etnis Tinghoa telah dihiasi aksesoris khas Imlek dengan warna serba merah.

Momentum ini berdampak positif pada penjualan aksesoris untuk menyambut tahun baru shio kuda api.Beragam pernak-pernik bernuansa Imlek, mulai dari tempelan dinding, patung-patung, hingga hiasan rumah, kini banyak dicari warga etnis Tionghoa.

Sujani, pemilik toko Sentosa Florist menyatakaan sebagai menyediakan aksesoris untuk dekorasi Imlek di Pasar Atom Mall Surabaya.

"Kami sudah mempersiapkan beberapa pernak-pernik imlek, terutama untuk shio kuda api ini saya sudah mempersiapkan," jelasnya, Kamis, 29 Januari 2026.

Menurutnya, pembeli asesosir Imlek yang datang ke tokonya tidak hanya dari Surabaya dan sekitarnya. Namun, juga dari luar Pulau Jawa sebagian wilayah Indonesia timur.

“Penjualan aksesoris Imlek di awal 2026 ini sudah mulai ramai. Pembeli dari luar pulau sudah mulai datang. Kebanyakan memang dari luar pulau karena jaraknya jauh, jadi sekalian liburan ke Surabaya sambil belanja,” ujar Sujani.

Menurutnya, ada pembeli yang datang dari Timika, Ambon hingga Singkawang, Kalimantan Barat. Sebagian dari mereka memang tinggal di Surabaya, lantas sengaja berbelanja asesoris Imlek untuk dibawa ke kampung halamannya.

“Mereka lebih senang datang langsung ke toko untuk memilih dan melihat barang secara detail. Kalau sudah cocok, langsung beli banyak. Di online tidak semua barang kami tampilkan, apalagi patung-patung besar yang sulit dikirim,” jelasnya.

Dari beragam aksesoris yang dijual, patung kuda berbahan fiber merupakan produk yang paling banya dicari dan sebagian telah habis terjual.

“Tahun ini (yang paling banyak diburu) kebanyakan patung kuda. Karena memang shio kuda. Selain itu, kuda juga melambangkan kemanjuran dan dianggap membawa keberuntungan. Jadi, meskipun bukan shio kuda, banyak yang tetap suka,” tambah Sujani.

Ia menuturkan, dalam kepercayaan Tionghoa, shio kuda termasuk merupakan lambing yang baik. Shio ini sejajar dengan naga dalam 12 shio. Oleh karena itu, hiasan bertema kuda selalu diminati dari tahun ke tahun.

Sujani mengungkapkan, seluruh produk didatangkan langsung dari Cina. Mulai dari hiasan rumah hingga mainan anak untuk memeriahkan suasana Imlek.

“Harga paling murah itu amplop angpau, dan itu paling laris. Kalau yang paling mahal, pohon Imlek,” katanya.

Sementara itu, Pak Tan, salah satu pembeli aksesoris Imlek asal Surabaya mengaku sengaja datang untuk membeli hiasan rumah. Ia memilih boneka khas Tionghoa berupa boneka penari yang bisa berubah wajah.

“Unik, jadi saya beli untuk dekorasi di rumah. Setiap tahun saya memang merayakan Imlek,” ujar Pak Tan.