Logo

Tokek Bikin Mahasiswi di Kontrakan Panik, Damkar Jember Evakuasi dalam 10 Menit

Reporter:,Editor:

Senin, 12 October 2026 13:28 UTC

Tokek Bikin Mahasiswi di Kontrakan Panik, Damkar Jember Evakuasi dalam 10 Menit

Petugas Damkarmat Jember bersama mahasiswi usai evakuasi tokek yang meresahkan mereka. Foto: Damkar Jember for Jatimnet.com

JATIMNET.COM, Jember – Sejumlah mahasiswi penghuni rumah kontrakan di Perumahan Green Tegal Gede Residence, Kabupaten Jember, dibuat panik oleh seekor tokek yang bersembunyi di dapur, Sabtu malam, 10 Oktober 2026. Mereka akhirnya meminta bantuan petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Satpol PP Pemkab Jember untuk menangkap hewan tersebut.

Laporan itu diterima petugas sekitar pukul 21.23 WIB. Salah seorang penghuni berinisial DN, 20, menghubungi petugas melalui pesan Instagram setelah para penghuni kesulitan menemukan dan menangkap tokek yang bersembunyi di area dapur.

Anggota Mako A Damkarmat Pemkab Jember, Aris Setiawan, mengatakan petugas langsung merespons permintaan tersebut. Mereka berangkat menuju rumah kontrakan di Green Tegal Gede Residence Blok G-51 menggunakan mobil rescue.

"Jadi awalnya kami dihubungi oleh salah seorang penghuni rumah kontrakan. Menyampaikan jika di rumahnya ada tokek. Karena semua penghuni perempuan, mereka panik gara-gara tokek itu," ujar Aris saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon dari Jember, Senin, 12 Oktober 2026. 

Setibanya di lokasi, petugas menyisir bagian dapur untuk mencari persembunyian tokek. Hewan yang ukurannya kira-kira sebesar jempol orang dewasa itu ternyata berada di belakang lemari es. 

BACA: 26 Hari Hilang, Jenazah Korban KMP Virgo Transport 8 Tiba di Rumah Duka di Jember 

Tokek tersebut sempat berpindah tempat persembunyian saat petugas berusaha menangkapnya. Hewan itu kemudian ditemukan bersembunyi di sekitar rak-rak bekas yang terletak di dekat tempat mencuci piring.

Petugas akhirnya berhasil mengamankan tokek tersebut. Aris menyebut seluruh proses penangkapan hingga evakuasi hanya membutuhkan waktu sekitar 10 menit.

 

Tokek Dievakuasi ke Jauh dari Permukiman

Aris menjelaskan, tokek tersebut tidak beracun sehingga warga tidak perlu terlalu panik saat menjumpainya. Meski demikian, suara keras hewan itu dan kesulitan menangkapnya membuat para penghuni rumah memilih meminta bantuan petugas Damkarmat.

"Tapi mungkin karena penghuni rumah banyak ceweknya. Jadi menghubungi damkar untuk ditangkap itu," katanya.

BACA: Retakan Tanah Gumitir Jember Dekat Jurang, Mitigasi Dikebut 

Setelah berhasil ditangkap, petugas membawa tokek tersebut untuk dilepasliarkan di lokasi yang jauh dari permukiman warga. Langkah itu dilakukan agar hewan tersebut tidak kembali mengganggu penghuni rumah maupun warga sekitar.

"Selanjutnya tokek itu kami bawa dan kita lepas liarkan di lingkungan yang jauh dari permukiman warga. Agar tidak kembali membuat panik warga," tutur Aris.

Penanganan tersebut berlangsung tanpa laporan korban maupun kerusakan. Peristiwa ini sekaligus menunjukkan bahwa tugas Damkarmat tidak terbatas pada penanganan kebakaran, tetapi juga mencakup bantuan evakuasi hewan yang mengganggu atau menyulitkan warga di lingkungan tempat tinggal.