Kamis, 12 February 2026 11:30 UTC

Sebuah truk pengangkut galon air mineral melintang jalan setelah terlibat kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa di jalur pantura Kabupaten Probolinggo. Foto: Zulafif.
JATIMNET.COM, Probolinggo – Seorang pengendara sepeda motor meregang nyawa di jalur pantura yang masuk wilayah Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, Kamis sore, 12 Februari 2026.
Gara-garanya, pemotor bernama Sandung, 56 tahun itu ditabrak sebuah truk. Kendaraan pengangkut galon air mineral itu diketahui kehilangan kendali di jalanan yang licin karena hujan sedang mengguyur.
Saat itu, korban yang merupakan warga Kebonsari Kulon, Kecamatan Kanigaran berteduh di sebuah warung di tepi jalan raya. Sepeda motor bernopol W 2508 XZ miiknya diparkir di depan warung.
Aris Nugroho, saksi mata di lokasi kejadian mengungkapkan, insiden itu bermula ketika truk bernopol N 8089 RI yang dikemudikan Indra Kusuma, 18 tahun, warga Kecamatan Krejengan melaju dari arah barat ke timur.
Saat mencoba menyalip kendaraan di depannya, truk diduga tergelincir karena kondisi aspal basah.
“Waktu itu hujan deras, jalannya licin. Truknya seperti tidak terkendali setelah menyalip, lalu oleng ke kanan dan menabrak yang ada di pinggir jalan,” katanya.
BACA: Tiga Remaja Meregang Nyawa dalam Kecelakaan Motor dan Truk Gandeng di Paiton Probolinggo
Truk tersebut sempat menghantam motor roda tiga yang terparkir, sebelum akhirnya menabrak korban yang tengah berdiri di depan warung. Benturan keras membuat korban meninggal dunia seketika.
Petugas Unit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo Kota yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan saksi.
Jenazah korban kemudian dibawa ke kamar jenazah RS Tongas, Kabupaten Probolinggo untuk keperluan visum et repertum. Sedangkan sopir truk telah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo Kota Aipda Mohammad Taufik menyatakan bahwa saat ini masih mendalami keterangan saksi. Selain itu, kendaraan yang terlibat kecelakaan disita untuk proses hukum lebih lanjut.
Petugas kepolisia, juga tengah menyelidiki dugaan hilangnya barang milik korban saat kejadian. "Tas dan telepon genggam milik korban dilaporkan hilang saat proses evakuasi berlangsung," ucap Taufik.
