Jumat, 24 July 2026 04:30 UTC

Ilustrasi merawat tanaman. -Dx Gen-AI
JATIMNET.COM - Sudut hijau kini semakin sering ditemukan di berbagai rumah modern. Kehadiran beberapa pot tanaman di ruang tamu, teras, atau dekat jendela mampu mengubah suasana tanpa memerlukan biaya renovasi yang besar.
Perubahan gaya hidup ini juga sejalan dengan meningkatnya perhatian masyarakat terhadap kualitas hunian yang nyaman, sehat, dan dekat dengan unsur alam.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menegaskan bahwa keberadaan ruang hijau berkontribusi terhadap kualitas lingkungan hidup masyarakat perkotaan.
Meski pembahasannya banyak mengarah pada taman kota dan ruang terbuka hijau, prinsip menghadirkan elemen vegetasi di lingkungan tempat tinggal juga menjadi bagian dari upaya menciptakan ruang hidup yang lebih sehat dan nyaman.
Mengapa Sudut Hijau Semakin Disukai
Rumah modern cenderung mengusung konsep terbuka dengan pencahayaan alami yang maksimal. Kondisi tersebut membuat tanaman hias mudah dipadukan dengan berbagai gaya interior, mulai minimalis, Scandinavian, hingga Japandi.
Tanaman berfungsi sebagai elemen visual yang menyeimbangkan dominasi warna putih, abu-abu, atau kayu yang banyak digunakan pada desain rumah masa kini. Kehadirannya membuat ruangan tidak terasa kaku dan memberikan kesan lebih hidup.
Badan Pusat Statistik melalui publikasi Statistik Tanaman Hias menunjukkan Indonesia memiliki keragaman komoditas florikultura yang terus diproduksi setiap tahun. Aglaonema, philodendron, monstera, sansevieria, hingga anthurium menjadi sebagian dari tanaman yang dibudidayakan secara luas, menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap tanaman hias.
Penempatan Menentukan Keindahan
Tidak semua tanaman harus diletakkan di ruang tamu. Area transisi seperti foyer, lorong, tangga, hingga sudut dekat jendela juga dapat menjadi lokasi yang menarik untuk menghadirkan nuansa hijau.
Desainer interior biasanya menyarankan penggunaan tanaman dengan ukuran berbeda agar ruangan terlihat lebih dinamis. Tanaman tinggi dapat menjadi titik fokus, sedangkan tanaman berukuran kecil mempercantik meja, rak, atau ambalan.
Di Surabaya yang memiliki intensitas sinar matahari cukup tinggi sepanjang tahun, pemilik rumah juga perlu memperhatikan kebutuhan cahaya setiap jenis tanaman. Tanaman seperti monstera atau peace lily lebih nyaman memperoleh cahaya terang tidak langsung dibanding paparan matahari siang secara penuh.
Tidak Membutuhkan Rumah yang Luas
Banyak orang menganggap tanaman hanya cocok untuk rumah dengan halaman besar. Kenyataannya, apartemen maupun rumah tipe kompak tetap dapat menghadirkan sudut hijau yang menarik.
Rak vertikal, gantungan tanaman, atau pot dinding menjadi solusi untuk memanfaatkan ruang secara efisien. Cara ini membuat penghuni tetap bisa menikmati keindahan tanaman tanpa mengurangi area aktivitas.
Data Perserikatan Bangsa-Bangsa (United Nations) memperkirakan sekitar 56 persen penduduk dunia kini tinggal di kawasan perkotaan. Angka tersebut diproyeksikan meningkat menjadi hampir 70 persen pada 2050.
Kondisi ini membuat kebutuhan menghadirkan unsur alam di lingkungan hunian menjadi semakin relevan seiring terbatasnya ruang terbuka di kota-kota besar.
Perawatan Sederhana Memberikan Hasil Maksimal
Sudut hijau tidak selalu identik dengan perawatan yang rumit. Penyiraman sesuai kebutuhan, membersihkan debu pada daun, serta mengganti media tanam secara berkala sudah cukup menjaga tanaman tetap sehat.
Memilih tanaman yang sesuai karakter rumah juga membantu mengurangi risiko tanaman cepat layu. Jenis yang toleran terhadap cahaya sedang biasanya lebih mudah dirawat oleh penghuni yang memiliki kesibukan tinggi.
Keindahan rumah sering kali lahir dari perhatian terhadap detail kecil. Kehadiran beberapa tanaman yang ditempatkan secara tepat mampu menciptakan suasana yang lebih segar, mempercantik interior, sekaligus menghadirkan pengalaman tinggal yang terasa lebih menyenangkan setiap hari.
