Satpol PP Kota Probolinggo Duga Pembocor Ikut Penggerebekan Judi

Zulkiflie

Senin, 20 Mei 2019 - 16:16

JATIMNET.COM, Probolinggo – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Probolinggo, Agus Effendi menduga bocornya rencana penggerebekan arena judi cap jie kie berasal dari internal kesatuan yang ikut bergabung dalam operasi Minggu 19 Mei 2019 malam.

Namun demikian, Agus Effendi belum bisa memastikan pihak yang membocorkan penggerebekan dibawah komando Wali Kota Probolinggo, Hadi Zainal Abidin itu.

“Bisa siapa saja. Tapi saya belum berani memastikan sosok atau kesatuannya, yang jelas kejadian semalam akan dilakukan evaluasi di semua jajaran,” terang Agus saat dihubungi Jatimnet, Senin 20 Mei 2019.

Berkaitan dengan penggeberekan yang mengamankan dua mobil tersebut milik rental. Sebab pada Senin 20 Mei 2019, sekitar pukul 04.00 WIB pemilik mobil mendatangi petugas menjelaskan duduk perkaranya.

BACA JUGA: Wali Kota Probolinggo Geram Penggerebekan Arena Judi Bocor

Dari keterangan tersebut, pemilik menyewakan mobil kepada pria bernama Slamet warga Sepoh Gembol, Kabupaten Probolinggo yang dikenal bandar judi kambuhan dan sudah pernah masuk bui.

“Pemilik rental sudah datang dan menjelaskan kronologi sewa-menyewa mobil oleh bandar judi tersebut. Pemilik juga sudah meminta maaf, atas apa yang terjadi dan mengaku akan berhati-hati dalam menyewakan mobilnya,” papar Agus.

Lebih lanjut Agus menjelaskan, arena judi cap jie kie di Kelurahan Triwung Kidul, merupakan arena judi pindahan dari wilayah Kademangan, yang sebelumnya juga pernah digerebek petugas kepolisian.

BACA JUGA: Wali Kota Probolinggo Gagal Obrak Judi Sabung Ayam

“Akan kita pantau terus titik semalam, sampai benar-benar tidak ada aktivitas judi lagi,” tegasnya.

Berkaitan dengan omzet, Agus menduga masih kecil lantaran ditengarai masih baru buka. Dan untuk para pemainnya, rata-rata berasal dari dalam kota dan Kabupaten Probolinggo.

“Saya belum memastikan. Yang pasti nilainya kecil,” Agus memungkasi.

Agus Effendi memastikan tidak ada ASN yang terindikasi dalam arena judi jenis cap jie kie di Kelurahan Triwung Lor tersebut. Menurutnya, penertiban lokasi maksiat atau yang melanggar ketertiban umum masih ada tiga titik yang akan digerebek petugas.

 

Baca Juga

loading...