Pelajar Banyuwangi Sanggup Beli Smartphone dari Hobi Desain Aquaspace

Ahmad Suudi

Senin, 20 Mei 2019 - 10:24

JATIMNET.COM, Banyuwangi - Menjalani studinya di bangku SMA Negeri 1 Glagah, Banyuwangi, tak menghalangi Akbar Maulana (19) mendapatkan pundi-pundi rupiah dari hobi.

Dengan menekuni aquascape atau seni menata tanaman di dalam air untuk menghasilkan lanskap yang indah, dia mampu menambah uang saku dan membeli smartphone sendiri.

Kepada Jatimnet, Akbar mengatakan tertarik pada ikan dan kolam sejak masih bersekolah SD. Mulai mengenal aquspace saat dia kelas 3 SMP dan terus mempelajarinya hingga mendapatkan pesanan dari peminat akuarium, yang dilengkapi tanaman hidup. Pesanan demi pesanan juga diterimanya saat menginjak tahap pendidikan SMA.

"Ikannya nggak boleh sembarangan, tidak boleh yang omnivora karena akan makan rumputnya. Ikannya yang khusus aquascape seperti neon, danio, manfish dan discus. Ikan-ikan ini makanannya pelet," kata Akbar sambil menyelesaikan akuariumnya di lomba aquascape di halaman kampus Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Banyuwangi, Minggu 19 Mei 2019.

BACA JUGA: Untag Banyuwangi Gelar Lomba Aquaspace

Dia menjelaskan yang digunakan untuk aquascape adalah tanaman air tawar. Sedangkan bahan pelengkap lain di antaranya tanah, pasir, batu, kayu, dan terkadang cor semen dengan bentuk yang sesuai tema. Sebaiknya semua komponen sudah ditata sebelum air dimasukkan, sehingga setelah terisi air, akuarium tinggal dibersihkan dan dirapikan.

Akbar mengaku mendapatkan belasan pesanan sepanjang 2018, dengan nilai per pesanan mencapai Rp 800 ribu full set. Harga itu untuk aquascape dengan ukuran kotak kaca 50 X 30 X 30 centimeter. Sementara untuk yang berukuran 20 X 20 X 25 centimeter dihargai Rp 250 ribu, atau tergantung konsep aquascape yang dipesan.

HUTAN AIR. Salah satu karya Akbar Maulana yang bertemakan hutan bawa air.

Pesanan full set sudah termasuk lampu, pompa, filter dan ikannya. Banyak juga pembeli yang memesan sebagian komponennya saja, misal pohon yang dibuat dari kayu-kayu mati dan lumut air tawar. Beberapa contoh karyanya, dia upload di akun Facebook miliknya, Akbar Maulana.

Sejauh ini dia hanya melayani pesanan dari daerah Banyuwangi saja. Untuk melayani luar kota, Akbar masih khawatir akuarium dan tatanan aquascape di dalamnya rusak dalam proses pengiriman.

Untuk pesanan full set dari pelanggan di Banyuwangi, biasanya tidak dikirim melainkan mereka ambil sendiri di rumah Akbar, di Dusun Krajan, Desa Kedayunan, Kecamatan Kabat, Banyuwangi.

BACA JUGA: Ngopi Sekaligus Belajar Manual Brewing di MoCa Banyuwangi

"Saya masih kesulitan di pengiriman, jadi tidak berani jarak jauh. Kemarin ada pesanan dari Malang saya belum bisa ambil,” ujarnya lagi.

Akbar juga bisa membuat aquascape dengan gaya waterfall atau air terjun. Memanfaatkan pasir silika yang ringan dan masuk ke lubang paralon bawah, pasir didorong arus pompa air kembali naik dan keluar dari atas seperti air terjun.

Dia menggunakan T paralon hingga dorongan dari pompa air mampu naik ke atas membawa pasir. Jika ingin air terjun berjalan deras, maka harus menggunakan pompa dengan kecepatan di atas 1.000 liter per jam.

Baru saja lulus dari SMA, Akbar berencana kuliah di Program Studi Budidaya Perairan di Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Universitas Airlangga (Unair) Banyuwangi dan terus menekuni minatnya di aquascape.

Baca Juga

loading...