Logo

Pabrik Pengolah Bahan Obat Nyamuk di Mojokerto Terbakar

Penyebabnya diduga karena putung rokok
Reporter:,Editor:

Senin, 13 April 2026 05:30 UTC

Pabrik Pengolah Bahan Obat Nyamuk di Mojokerto Terbakar

Petugas Pemadam Kebakaran BPBD Kabupaten Mojokerto sedang melakukan pembasahan di area pabrik pengolah bahan obat nyamuk yang terbakar, Senin pagi, 13 April 2026. Foto: Damkar.

JATIMNET.COM, Mojokerto – Sebuah pabrik yang memproduksi tepung batok, salah satu bahan pembuat obat nyamuk di Jalan Raya Trawas – Mojosari, Kabupaten Mojokerto terbakar, Senin pagi, 13 April 2026.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang terjadi di wilayah Desa Sekargadung, Kecamatan Punggung sekitar pukul 04.40 WIB ini. Namun, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp15 juta.

"Alhamdulillah tidak ada korban, kerugian ditafisir Rp 15 juta rupiah," kata Komandan Regu Pemadam Kebakaran (Damkar) BPBD Mojokerto, Sukamto.

Berdasarkan hasil pemantauan awal, ia menduga kebakaran itu disebabkan oleh adanya puntung rokok yang masih menyala dan dibuang sembarangan.

Tumpukan tepung batok yang berfungsi menghaluskan dan menjaga obat nyamuk pun terbakar. Hingga akhirnya, api berkobar di gudang penyimpanannya yang luasnya sekitar 4 x 6 meter.

BACA:  Rumah di Mojokerto Ludes Terbakar, Seorang Penghuni Meninggal Dunia

Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh pekerja pabrik tersebut. Kemudian, saksi melaporkannya kepada petugas Damkar BPBD Kabupaten Mojokerto.

Sukamto mengatakan, setelah menerima informasi itu sejumlah petugas langsung menuju ke lokasi kejadian dengan menggunakan dua unit mobil pemadam kebakaran

"Setelah menerima laporan dari karyawan, kami langsung menuju lokasi untuk melakukan proses pemadaman dan pembasahan" ungkapnya.

Upaya pemadaman berlangsung cukup lama lantaran petugas harus mengurai tumpukan bahan dari batok kelapa. Bahkan, proses tersebut memerlukan bantuan alat berat agar api benar-benar dapat dikendalikan.

“Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 11.00 WIB. Kami juga melakukan pembasahan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa,” tambahnya.