Senin, 13 April 2026 07:00 UTC

Lokasi penjambretan seorang perempuan yang sedang menempuh perjalanan setelah pulang kerja menuju ke rumahnya di Dusun Liun, Desa Wonorejo, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo, Minggu malam, 12 April 2026. Foto: Zulafif.
JATIMNET.COM, Probolinggo – Perjalanan Nur Aini dari pabrik pengolahan kayu menuju rumahnya di Dusun Liun, Desa Wonorejo, Kecamatan Maron berujung petaka, Minggu malam, 12 April 2026.
Perempuan berusia 35 tahun itu menjadi korban penjambretan di jalanan sepi yang masuk wilayah Desa Jatiadi, Kecamatan Gending. Saat itu, Nur Aini yang mengenderai sepeda motor seorang diri baru saja pulang kerja.
Ketika melintasi lokasi kejadian yang minim penerangan, ada dua pelaku yang berboncengan mendekatinya. Kemudian, berusaha merampas tas yang dibawanya dengan menggunakan pisau cutter.
Dengan spontan, Nur Aini berusaha mempertahankan tas yang berisi beberapa barang berharga, seperti uang tunai sekitar Rp500 ribu, dompet, kartu ATM, dan dokumen penting lainnya.
BACA: Ibu Rumah Tangga Dijambret di Jalur Pantura Probolinggo, Wajah Penuh Luka
Namun, salah seorang pelaku justru melukai tangan kanan korban dengan pisau cutter. Akibatnya, Nur Aini mengalami tiga luka sayatan dan harus mendapatkan perawatan medis hingga dijahit di puskesmas terdekat. Sementara, kedua pelaku berhasil melarikan diri.
Kepala Desa Wonorejo, Mohamad Hasin membenarkan bahwa korban merupakan warganya. Meski telah mendapat penanganan medis, namun kondisi Nur Aini masih trauma dengan penjambretan yang dialami.
“Korban memang warga kami. Lukanya sudah ditangani, tapi secara psikologis masih trauma karena sempat diserang pelaku,” ujarnya, Senin, 13 April 2026.
BACA: Pagi Hari, Emak-Emak di Mojokerto Dijambret di Tengah Jalan
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada, terutama saat melintasi jalur yang sepi pada malam hari. “Sebisa mungkin hindari jalan gelap dan sepi. Kejadian seperti ini cukup meresahkan warga,” tambahnya.
Sementara itu, petugas Polres Probolinggo telah menangani kasus ini dengan melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas serta keberadaan para pelaku.
Peristiwa ini menjadi peringatan bagi warga agar meningkatkan kewaspadaan di tengah maraknya aksi kriminal yang semakin berani dan nekat.
