JATIMNET.COM, Surabaya - Jadwal pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur periode 2019-2024 Khofifah Indar Parawansah-Emil Elestianto Dardak dipastikan 13 Februari 2019 pukul 15.30 di Istana Merdeka, Jakarta.

Sehari pasca dilantik, Khofifah-Emil akan mengunjungi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Badan Pengawas Keuangan (BPK). Jadwal ke KPK dan BPK ini menjadi agenda pertama setelah dilantik.

“Saya mendengar ada serah terima PKK setelah pelantikan pada sore hari itu. Setelah itu kita ingin ke KPK,” ujar Khofifah, Senin 11 Februari 2019.

BACA JUGA: Risma Sampaikan Program SMA Gratis Kepada Khofifah

Menurutnya, agenda ke KPK dan BPK sebagai langkah preventif pencegahan terhadap korupsi. Khofifah menilai, langkah tersebut harus dilakukan untuk menciptakan suasana kerja yang baik dan tenang.

“Saya ingin ada sikap preventif pencegahan yang harus dikedepankan, maka hal yang menjadikan ASN (apartur sipil begara) bekerja tenang penuh kepastian harus diciptakan,” bebernya.

Korupsi masuk dalam sembilan program kerja Khofifah-Emil saat kampanye. Di Bhakti ke-8, tertuang Jatim Amanah. Ini merupakan komitmen anti korupsi yang dilakukan Khofifah-Emil. Keduanya ingin Menciptakan penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dan efektif.

BACA JUGA: Dijanjikan Kerja di Dubai, Terdampar di Aleppo

“Yang lain (program kerja 99 hari kerja) nanti setelah pelantikan ya. Yang hari pertama saja saya beri tahu,” ungkap Khofifah setelah acara pamit pisah Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur Soekarwo-Saifullah Yusuf.

Pastinya, hari pertama bertugas Jumat 15 Februari 2019 Khofifah harus langsung tancap gas mengingat ada pekerjaan menunggu. Mantan menteri sosial dan Bupati Trenggalek tersebut harus segera menyelesaikan Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

“RPJMD ini harus dikerucutkan, dikristalisasi seiring dengan visi misi Nawa Bhakti Satya,” tuturnya.