JATIMNET.COM, Los Angeles - Usianya tidak lagi muda. Tyson Chandler telah menginjak usia 36 tahun. Namun perannya sangat dibutuhkan LA Lakers yang tengah terseok-seok di awal kompetisi 2018/2019.

Chandler pulang kampung setelah mencapai kesepkatan dengan Phoenix Suns terkait agreement buy out atau klausul pembelian, setelah tiga musim bergabung dengan Suns.

Dikutip dari Yahoo Sports, Selasa 6 November 2018, pemain bersangkutan diharapkan bisa memerkuat kedalaman pertahanan Lakers. Sebab berdasarkan analissi 4-6 laga awal, tim polesan Luke Walton itu butuh big man yang bisa menjadi benteng pertahanan.

Sebab Lakers hanya memiliki JaVale McGee sebagai center. Namun perannya telalu jauh ke depan menjaga big man, dan butuh kedalaman pertahanan. Selain itu, Rookie musim ini Moe Wagner belum melakukan debut sama sekali lantaran dibekap cedera lutut dan kini tengah mendapat perawatan.

Satu lagi, boss LA Lakers, Magic Johnson tidak mau terlalu lama menunggu kembalinya permainan timnya. Dia butuh pemain yang bisa berperan di posisi tersebut.

“Setelah mengamati daftar pemain kami dalam 10 pertandingan pertama musim ini, salah satu bidang yang kami diskusikan bersama Earvin (Magic Johnson) dan Luke (Walton) adalah peningkatan area pertahanan interior dan rebound,” kata General Manager Lakers, Rob Pelinka.

“Kami sangat gembira Tyson membawa pengalaman yang bisa memberi pengalaman dan kepemimpinan, sekaligus membantu membentuk pemain muda kami,” lanjutnya.

Dengan usianya yang sudah 36 tahun, Chandler bukan pemain bertahan yang dominan seperti di masa jayanya. Tetapi Luke Walton dapat memainkannya di menit-menit reguler sambil berusaha menemukan alur kemenangan bersama LeBron James.

Chandler telah menjadi bek NBA yang cukup menonjol sepanjang karirnya. Dia telah menjadi sosok rebounder yang tangguh, dan kehadirannya bisa menjadi pelengkap LeBron James, Rajon Rondo, Lance Stephenson, dan McGee.

Satu lagi kembalinya Michael Beasley, yang sudah berlatih Selasa waktu setempat setelah menghilang dalam sepakan karena urusan pribadi.

Sepanjang tampil di ajang NBA, Chandler telah bergabung dengan tujuh tim dalam 18 musim. Sebelumnya dia pernah bergabung dengan Chicago Bulls, New Orleans Hornets, Charlotte Bobcats, Dallas Mavericks, New York Knicks, Phoenix Suns, dan LA Lakers.

Chandler memenangi cincin NBA bersama Mavericks tahun 2011 dan menjadi defender terbaik bersama Knicks di tahun 2012, kemudian terpilih sebagai All-Star di tahun 2013.

Dia menghabiskan tiga musim bersama Phoenix dengan rata-rata mencetak 6,5 poin dan 9,1 rebound per pertandingan musim lalu. Chandler telah membuat rata-rata lebih dari 55 persen tembakannya sepanjang 13 musim terakhir.